kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.018   35,00   0,19%
  • IDX 6.196   -0,93   -0,01%
  • KOMPAS100 809   -2,02   -0,25%
  • LQ45 613   -1,32   -0,21%
  • ISSI 214   0,18   0,09%
  • IDX30 345   -0,95   -0,28%
  • IDXHIDIV20 427   -1,82   -0,42%
  • IDX80 92   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 117   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 110   -0,51   -0,46%

Ini enam langkah strategis penguatan industri manufaktur oleh BI dan pemerintah


Rabu, 04 September 2019 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Pemerintan dan BI dalam peningkatan industri manufaktur


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah pusat dan daerah bersama dengan Bank Indonesia (BI) menyepakati enam langkah strategis dalam rangka penguatan industri manufaktur.

"Kinerja industri manufaktur ini diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berkelanjutan, dan inklusif," kata Gubernur BI Perry Warjiyo pada Rabu (4/9) di Jakarta.

Baca Juga: Pemerintah proyeksikan kontribusi manufaktur bagi PDB capai 19,3% hingga 2024

Kesepakatan tersebut antara lain adalah, mendukung efisiensi logistik melalui pembangunan infrastruktur seperti Pelabuhan Patimban serta pendukungnya dan Banten.

Kedua, pemerintah pusat dan daerah bersama BI akan lebih menggalakkan investasi dengan melakukan peningkatan iklim investasi melalui sistem perizinan dengan mengimplementasikan Online Single Submission (OSS) versi 1.1.

Ketiga, akan dilaksanakan harmonisasi, regulasi, dan program kebijakan untuk meningkatkan produktivitas industri dengan penerbitan ketentuan pelaksanaan superdedictable tax dan penerbitan ketentuan pendukung kendaraan ramah lingkungan.

Keempat, BI bersama pemerintah akan mendukung kelancaran sistem pembayaran melalui perluasan kerjasama penggunaan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS) dengan dua negara mitra, yaitu Malaysia dan Thailand.

Baca Juga: Menperin Arilangga: Investasi jadi kunci industri 4.0

"Langkah ini seiring dengan pengembangan sistem pembayaran melalui perluasan sistem kliring Bank Indonesia dan peluncuran QRIS," tambah Perry.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×