kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Ini Ancaman Menag kepada Petugas Haji yang Tidak Berintegritas


Selasa, 06 Juni 2023 / 04:10 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ini ancaman Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada petugas haji yang tidak berintegritas. 

Melansir laman Kemenag.go.id, Yaqut menegaskan akan langsung memulangkan petugas yang terbukti tidak berintegritas dalam melayani jemaah haji di Tanah Suci.

"Silahkan kirim data petugas yang terbukti tidak berintegritas melayani jemaah haji di Tanah Suci kepada kami. Petugas tersebut akan langsung kami pulangkan ke Tanah Air," kata Yaqut, dalam rapat kerja berama Komisi VIII DPR RI, di Jakarta, Senin (5/6/2023).

Menurut Menag, pihaknya memiliki tim monitoring untuk hal ini. 

"Sekali lagi bila ada data dan nama petugas yang jelas tidak berintegritas kirim ke kami dan akan ditindaklanjuti," sambungnya.

Baca Juga: Informasi Penting Bagi Jemaah Haji Soal Tarif Sewa Skuter dan Kursi Roda di Mekah

Pernyataan ini disampaikan Menag saat menjawab pertanyaan Ahmad, salah seorang anggota Fraksi Demokrat terkait adanya keluhan jemaah atas pelayanan petugas haji di Tanah Suci yang dianggap tidak berintegritas.

Rapat kerja Menteri Agama bersama Komisi VIII DPR RI kali ini membahas pembicaraan pendahuluan tentang RAPBN TA 2024 dan RKP Tahun 2024.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi dan dihadiri sejumlah anggota komisi dan fraksi lainnya.

Baca Juga: Keterlambatan Penerbangan Jamah Haji Masih Terjadi Sampai Hari ke-13

Sementara dari Kemenag dihadiri Sekjen Kemenag Nizar, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag serta para pejabat eselon I dan eselon II.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×