kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Ini alasan pemerintah gandeng pihak swasta untuk memproduksi vaksin corona


Rabu, 09 September 2020 / 19:30 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

Setelah uji klinis selesai dan BPOM mengatakan bahwa vaksin merah putih ini aman digunakan dan cocok untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap Covid-19, maka produksi massal akan dilakukan oleh PT Bio Farma. Diperkirakan produksi massal akan bisa dilakukan di triwulan IV 2021. Produksi vaksin ini  akan melengkapi vaksin dari Sinovac dan  G42 dari Uni Emirat Arab.

Bambang juga menerangkan, bibit vaksin merah putih yang dikembangkan menggunakan isolat virus yang berada di Indonesia. Dengan begitu diharapkan vaksin ini cocok untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat Indonesia terhadap Covid-19.  

Baca Juga: Istana jelaskan maksud pembentukan tim percepatan pengembangan vaksin Covid-19

Lebih lanjut Bambang pun mengatakan pengembangan vaksin Covid-19 akan dilakukan dengan cepat tetapi prosesnya akan mengikuti prosedur yang ada.

"Yang paling penting mengikuti segala prosedur  karena vaksin itu harus aman, tidak ada efek samping yang membahayakan, dan satu lagi vaksin itu diharapkan akan manjur atau berkhasiat untuk memperkuat daya tahan tubuh kita menghadapi virus Covid-19," terang Bambang.

Selanjutnya: Faktor ini jadi kunci pembentuk pola pemulihan ekonomi Indonesia menurut Chatib Basri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×