kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Ini dua skenario IMF terkait pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid-19


Jumat, 26 Juni 2020 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. International Monetary Fund (IMF) logo is seen outside the headquarters building in Washington, U.S., as IMF Managing Director Christine Lagarde meets with Argentine Treasury Minister Nicolas Dujovne September 4, 2018. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

Terlepas dari respons kebijakan fiskal dan moneter, wabah kedua ini diasumsikan menyebabkan kerusakan ekonomi yang lebih lama pada sisi penawaran ekonomi di tahun 2022, karena menurut IMF disebabkan oleh peningkatan kebangkrutan perusahaan menyebabkan kehancuran pada modal, perlambatan sementara dalam pertumbuhan produktivitas, dan peningkatan  tren pengangguran. 

IMF juga proyeksikan, pada Skenario pertama ini diperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 juga terkontraksi sekitar 4,9%.

Kemudian skenario kedua adalah IMF mengasumsikan adanya perkiraan gelombang kedua di tahun 2021 mendatang, IMF melihat bahwa pemulihan akan lebih cepat dari yang diharapkan karena adanya kepercayaan masyarakat yang meningkat dari adanya kebijakan seperti physicall dan social distancing serta lockdown di berbagai negara yang efektif.

Baca Juga: Proyeksi IMF: Indonesia masuk 10 besar negara yang cepat pulih dari krisis

Pemulihan ekonomi yang diperkirakan lebih cepat itu, membuat kondisi keuangan setiap negara menjadi lebih akomodatif. Adapun tekanan kondisi keuangan juga di perkirakan akan melonggar  pada tahun 2021.

Dalam skenario kedua ini, IMF perkirakan perekonomian global akan rebound sekitar 0,5% pada tahun 2020. Pemulihan juga diperkirakan akan terus meningkat di tahun 2021, dengan pertumbuhan ekonomi global yang diproyeksikan tumbuh 3% yang didorong oleh melonggarnya kondisi keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×