kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Ingat, uji coba ERP dilakukan Selasa besok


Senin, 29 September 2014 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Menumbuhkan Baby Hair dengan Bahan Alami.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) di Jalan HR. Rasuna Said akan diujicoba Selasa (30/9) besok. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M Akbar, mengatakan setidaknya ada 100 kendaraan roda empat Dinas Perhubungan dan PT Q-Free sebagai vendor yang akan menggunakan on board unit (OBU). 

"Besok, uji coba ERP di Kuningan ada sekitar 100 OBU yang akan digunakan kendaraan roda empat dari petugas Dishub dan perusahaan vendor," kata Akbar, di Balaikota, Senin (29/9). 

Ia menjelaskan, sistem yang digunakan oleh vendor Jalan HR. Rasuna Said tidak berbeda dengan sistem ERP di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Uji cobaa itu akan dilaksanakan selama tiga bulan. 

Perbedaannya hanya tampak dari bentuk gerbang ERP-nya saja. Apabila gerbang ERP di Jalan Sudirman seperti huruf U terbalik dan gawang. Sementara gerbang ERP di Jalan Rasuna Said seperti bentuk lengan (arm) atau huruf L terbalik.

"Nanti uji coba akan mengetahui apakah OBU dapat dideteksi atau tidak. Kalau berhasil uji coba, mereka (Q-Free) akan ikut lelang tender," kata Akbar. 

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan ERP di depan Setiabudi One, Kuningan, Jakarta Selatan, bakal diujicoba Selasa besok. Menurut Basuki, perangkat ERP harus terus diujicoba. 

Alat yang disediakan oleh perusahaan, Q-Free dari Norwegia itu harus dapat membaca pelat mobil yang melintasi kawasan tersebut. Untuk mendukung kebijakan ERP, Pemprov DKI bakal menyediakan bus tingkat gratis yang melintas tiap 10 menitnya di jalur berbayar. 

"Sebenarnya tujuan utama kami bukan demi uang ERP. DKI hanya ingin membatasi penggunaan mobil," kata Basuki.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, di depan gedung Setiabudi One sudah terpasang gate pondasi ERP oleh Q-Free. Dalam perangkat ERP itu telah tersedia sekitar delapan kamera sensor penangkap pelat mobil serta sebuah layar digital yang mempromosikan ERP. Di dalam layar itu juga tertera situs www.smarterjakarta.com lengkap dengan akun Facebook dan Twitter. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×