kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Inflasi Januari 2017 terkerek ke 0,97%


Rabu, 01 Februari 2017 / 11:24 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laju inflasi Januari 2017 sebesar 0,97%. Angka itu jauh lebih tinggi dibanding proyeksi Bank Indonesia (BI) yang sebesar 0,69% dan sejumlah ekonom yang sekitar 0,7%.

Angka ini juga lebih tinggi dibanding Januari 2015 dan Januari 2016 yang masing-masing deflasi 0,24% dan inflasi 0,51%. Bahkan, inflasi tersebut juga melebihi angka inflasi musim puasa dan lebaran tahun lalu yang jatuh pada Juni dan Juli 2016 masing-masing sebesar 0,66% dan 0,69%.

Dengan perkembangan inflasi tersebut, maka inflasi tahun kalender sama, yaitu 0,97% dan inflasi tahunan Januari 2017 tercatat 3,49% year on year (YoY). Meski demikian, laju inflasi tahunan Januari 2017 lebih rendah dibanding Januari 2015 dan 2016 yang masing-masing sebesar 6,96% dan 4,14%.

"Lumayan tinggi," kata Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers, Rabu (1/2).

Lebih lanjut menurutnya, dari 82 kota indeks harga konsumen (IHK), inflasi tertinggi terjadi di Pontianak sebesar 1,82%. Sementara inflasi terendah terjadi di Manokwari sebesar 0,09%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×