kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.976   129,00   0,72%
  • IDX 5.939   -256,45   -4,14%
  • KOMPAS100 788   -36,53   -4,43%
  • LQ45 595   -24,13   -3,90%
  • ISSI 206   -8,64   -4,03%
  • IDX30 338   -11,37   -3,25%
  • IDXHIDIV20 418   -9,94   -2,32%
  • IDX80 90   -4,11   -4,39%
  • IDXV30 114   -3,45   -2,94%
  • IDXQ30 109   -2,97   -2,64%

Inflasi Januari 0,9%-1,1%


Senin, 03 Februari 2014 / 08:55 WIB
ILUSTRASI. Pekerja dibantu alat berat memperbaiki Jalan Semboja-Sepaku yang sempat rusak di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (13/3/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika, Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. BPS juga akan mengumumkan angka inflasi per Januari 2014 pada Senin (3/2). Hasil survei KONTAN ke sejumlah ekonom menghasilkan, angka inflasi Januari 0,9%-1,1%, lebih besar dibandingkan inflasi Desember 2013 0,55%.  

Kepala Ekonom Bank Danamon, Anton H. Gunawan, menghitung, inflasi Januari sebesar 0,92%, lebih rendah dibandingkan setahun sebelumnya 1,03%. Namun, inflasi melonjak dibandingkan Desember 2013 karena penyebab yang sama, yakni kenaikan harga pangan seperti beras, telur, ikan, cabai. "Pasokan harga pangan tersendat karena banjir," ujarnya akhir pekan lalu.

Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistyaningsih menghitung, inflasi sebesar 0,94%. Selain kenaikan harga pangan, lonjakan inflasi karena naiknya tarif listrik, gas, dan air minum.

Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti, menambahkan, bencana alam selain banjir di sejumlah daerah juga mengerek inflasi. Selain itu, pada awal tahun produsen selalu menaikkan harga barang. Tak heran, perhitungannya, inflasi bisa melewati angka 1%, yakni 1,1%.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×