kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Inflasi Februari Diprediksi Lebih Rendah, Proyeksinya di Kisaran 0,5% - 0,7%


Jumat, 28 Februari 2025 / 17:08 WIB
Inflasi Februari Diprediksi Lebih Rendah, Proyeksinya di Kisaran 0,5% - 0,7%
ILUSTRASI. Seorang warga bersiap memasukkan nomor token listrik di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Adanya diskon tarif listrik diperkirakan masih berpotensi mendorong inflasi kembali turun di bulan Februari. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.


Reporter: Indra Khairuman | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Inflasi pada Februari 2025 diperkirakan akan menurun ke kisaran 0,5% - 0,7% berkat adanya diskon tarif listrik. Namun, ada ancaman kenaikan menjelang Ramadhan yang mulai terlihat seiring dengan peningkatan daya beli masyarakat.

Sebagai gambaran, BPS mencatat inflasi tahunan bulan Januari 2025 sebesar 0,76%. Ini merupakan inflasi terendah sejak Januari tahun 2000 silam.

Ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky, menjelaskan bahwa penurunan inflasi yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama diskon tarif listrik yang cukup signifikan.

“Ini cenderung lebih rendah dibandingkan dengan Januari yang mencapai 0,76%,” ujar Riefky kepada Kontan.co.id, Jumat (28/02).

Baca Juga: Cukai BBM Bisa Picu Inflasi, Celios: Infrastruktur Energi Alternatif Belum Siap

Selain itu, penurunan komponen harga yang bergejolak juga turut berkontribusi terhadap penurunan inflasi bulan ini. Lebih lanjut, Riefky juga memperingatkan bahwa proyeksi inflasi diperkirakan akan meningkat menjelang bulan ramadan.

“Dugaan kita, inflasi bisa meningkat ke level di atas 1%,” tambahnya.

Peningkatan ini dipicu oleh aktivitas masyarakat yang meningkat, termasuk tradisi mudik dan belanja yang umumnya terjadi selama bulan suci. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×