kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Industri bakal diizinkan impor gas


Selasa, 24 Januari 2017 / 20:34 WIB
Industri bakal diizinkan impor gas


Reporter: Handoyo | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah akan memberikan ruang kepada industri untuk melakukan impor gas. Langkah ini sebagai upaya bagi industri untuk memperoleh gas dengan harga yang lebih terjangkau.

Saat ini harga gas di Timur Tengah sedang turun dengan harga rata-rata US$ 3 hingga US$ 3,5 per mmbtu.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, jika kebijakan itu dapat diimplementasikan, maka industri bakal dapat harga gas dikisaran US$ 4 per mmbtu. "Diberikan ruang kepada industri untuk bisa impor gas secara langsung dengan harga yang tentunya lebih rendah," kata Pramono, Selasa (24/1).

Meski diperbolehkan impor, namun dalam proses pembelian gas tidak diperkenankan menggunakan perantara. Nantinya, impor gas hanya diberikan untuk industri-industri yang memang memerlukan dan atas izin pemerintah.

Adapun beberapan negara yang telah menawarkan untuk dapat mengekspor gas tersebut antara lain dari Saudi Arabia, Iran dan Qatar. "Negara akan memberikan perintah akan mengawasi proses tersebut tanpa melibatkan pihak ketiga," kata Pramono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×