kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Indonesia Wajib Tiru: Trik Thailand & Singapura Cegah Virus Nipah


Sabtu, 31 Januari 2026 / 06:33 WIB
Indonesia Wajib Tiru: Trik Thailand & Singapura Cegah Virus Nipah
ILUSTRASI. Virus Nipah merebak di India, menular antarmanusia. Pelajari strategi skrining ketat Thailand dan Singapura yang wajib ditiru Indonesia sekarang. (dok./https://unsplash.com/Fusion Medical Animation)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Virus Nipah adalah virus patogen yang awalnya menular dari hewan, seperti kelelawar dan babi, ke manusia.

Namun, dalam perkembangannya, virus ini juga dapat menular antarmanusia, antara lain melalui makanan yang terkontaminasi.

Secara global, tercatat sekitar 750 kasus infeksi virus Nipah sejak 1998–1999.

Kasus awal ditemukan di Malaysia, kemudian dilaporkan pula di Bangladesh, India, Filipina, dan Singapura.

Prof. Tjandra menjelaskan, masa inkubasi virus Nipah berkisar antara empat hingga 21 hari atau bahkan lebih lama.

Tonton: Jarang Tidur Nyenyak? Risiko Serangan Jantung dan Stroke Mengintai

Gejala awal umumnya menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot, yang kemudian dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan hingga peradangan otak.

Hingga saat ini, menurut dia, belum tersedia vaksin maupun pengobatan spesifik untuk infeksi virus Nipah.

Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "Virus Nipah Merebak, Cara Thailand dan Singapura Melawan Patut Ditiru"

Selanjutnya: Jadwal Thailand Masters 2026: 10 Wakil Indonesia Berlaga Menuju Partai Final

Menarik Dibaca: Jadwal Thailand Masters 2026: 10 Wakil Indonesia Berlaga Menuju Partai Final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×