kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Indonesia siap jalin kerjasama pemanfaatan energi nuklir dengan Slovakia


Senin, 10 Oktober 2011 / 16:28 WIB
Indonesia siap jalin kerjasama pemanfaatan energi nuklir dengan Slovakia
ILUSTRASI. Promo Burger King periode 30 November – 1 Desember 2020 menawarkan beragam paket menu mulai dari harga Rp 5.000 - Rp 15.000. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah Indonesia siap dan terbuka menjalin kerjasama dengan pemerintah Slovakia dalam pengembangan dan pemanfaatan energi nuklir dengan tujuan damai. Hal itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Slovakia, Y.M. Ivan Gasparovic, di Istana Merdeka, Senin (10/10).

SBY mengakui, pemanfaatan energi nuklir ramai diperbincangkan tidak hanya di dalam negeri, tetapi secara global. Hal itu karena resistensi dari pemanfaatan energi tersebut, terlebih kasus ledakan reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Jepang.

Menurut SBY, kebijakan pemerintah dengan melihat pemanfaatan energi nuklir secara menyeluruh dan utuh. Artinya melihat dari aspek keamanan lingkungan, ekonomi, dan sosial. "Dalam konteks itu semua energi nuklir memang bisa diterapkan di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Presiden Slovakia Ivan Gasparovic menegaskan pemerintahnya siap membantu dan bekerjasama dalam bidang kajian dan riset energi nuklir untuk tujuan damai. Slovakia memiliki pengalaman dalam bidang riset serta pemanfaatan energi nuklir terutama untuk pembangkit listrik.

"Saya menyakini tenaga nuklir ramah terhadap ekologi dan cara termurah memproduksi listrik. Dan penelitian dalam meningkatkan keselamatan pemanfaatan energi nuklir terus dilakukan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×