kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Indonesia harus berani rancang ulang pendidikan


Minggu, 09 November 2014 / 09:20 WIB
Indonesia harus berani rancang ulang pendidikan
ILUSTRASI. Simak apa kata para ahli soal penggunaan kitchen island


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Implementasi pendidikan  berstandar internasional yang berfokus pada Science, Technology, Engineering, Math (STEM) saatnya diberlakukan.

Penguasaan STEM ini akan membantu siswa  dapat memecahkan masalah serta mengasah keterampilan berpikir kritis, keuletan dan ketekunan.

Managing Director Putera Sampoerna Foundation Nenny Soemawinata mengatakan,  Indonesia harus berani merancang ulang sistem pendidikan yang dilakukan selama ini. "Sistem pendidikan harus mengarahkan anak didik yang akan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi, menciptakan lapangan kerja. Untuk mencapainya fokus pendidikannya adalah STEM," kata Nenny.

Nenny menyebut saat ini masih terdapat talent gap atau kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja terampil yang ada di Indonesia.
Putera Sampoerna Foundation sebut dia kini tengah  mengembangkan pendidikan bernama Sampoerna Schools System. Sistem pendidikan ini telah menerapkan sistem STEM dengan berstandar internasional.

"Sistem ini  mempersiapkan generasi muda jadi pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi akademis, berkarakter kepemimpinan dan berjiwa kewirausahaan, serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab  untuk berkontribusi kepada masyarakat," katanya. (Eko Sutriyanto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×