kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indonesia harus berani rancang ulang pendidikan


Minggu, 09 November 2014 / 09:20 WIB
ILUSTRASI. Simak apa kata para ahli soal penggunaan kitchen island


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Implementasi pendidikan  berstandar internasional yang berfokus pada Science, Technology, Engineering, Math (STEM) saatnya diberlakukan.

Penguasaan STEM ini akan membantu siswa  dapat memecahkan masalah serta mengasah keterampilan berpikir kritis, keuletan dan ketekunan.

Managing Director Putera Sampoerna Foundation Nenny Soemawinata mengatakan,  Indonesia harus berani merancang ulang sistem pendidikan yang dilakukan selama ini. "Sistem pendidikan harus mengarahkan anak didik yang akan mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi, menciptakan lapangan kerja. Untuk mencapainya fokus pendidikannya adalah STEM," kata Nenny.

Nenny menyebut saat ini masih terdapat talent gap atau kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja terampil yang ada di Indonesia.
Putera Sampoerna Foundation sebut dia kini tengah  mengembangkan pendidikan bernama Sampoerna Schools System. Sistem pendidikan ini telah menerapkan sistem STEM dengan berstandar internasional.

"Sistem ini  mempersiapkan generasi muda jadi pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi akademis, berkarakter kepemimpinan dan berjiwa kewirausahaan, serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab  untuk berkontribusi kepada masyarakat," katanya. (Eko Sutriyanto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×