kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.054   54,00   0,30%
  • IDX 5.751   -190,38   -3,20%
  • KOMPAS100 761   -24,84   -3,16%
  • LQ45 575   -14,38   -2,44%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 326   -7,86   -2,35%
  • IDXHIDIV20 405   -7,33   -1,78%
  • IDX80 86   -2,60   -2,93%
  • IDXV30 110   -3,16   -2,79%
  • IDXQ30 106   -2,28   -2,12%

India embargo vaksin Covid-19, begini dampaknya bagi Indonesia


Rabu, 31 Maret 2021 / 09:37 WIB
ILUSTRASI. India harus melakukan embargo vaksin Covid-19 yang dibuat negara itu seiring melonjaknya kasus Covid-19 di negara tersebut. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/rwa.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. India harus melakukan embargo vaksin Covid-19 yang dibuat negara itu seiring melonjaknya kasus Covid-19 di negara tersebut. 

Embargo adalah pelarangan perdagangan dari sebuah negara, dalam hal ini, pengiriman vaksin Covid-19 yang diproduksi di India tidak boleh keluar dari negara tersebut. Sehingga, negara ini tidak akan mengirim vaksin AstraZeneca ke WHO dan GAVI. 

Seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (28/3/2021), India adalah negara yang memiliki pabrik vaksin terbesar kedua di dunia, setelah China. 

Embargo vaksin Covid-19 yang dilakukan India, dikhawatirkan akan memberi dampak besar dalam distribudi vaksin ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. 
Lantas, apa dampak embargo vaksin India ini terhadap Indonesia? 

Baca Juga: Vaksinasi tembus 10 juta dosis, Indonesia masuk 4 besar dunia

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pada April 2021, Indonesia hanya akan memiliki 7 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac. 

Embargo vaksin ini, kata Budi, vaksin yang diproduksi di India tidak boleh keluar dari negara ini. Hal ini menyusul naiknya kasus kasus Covid-19 di India. 

"Akibatnya suplainya kurang, jadi direalokasi lagi. Jadi kita harusnya dapat jatah ini sekitar 11,7 juta dosis di Maret-April, dapatnya baru kayak kemarin cuma 1,1 juta dosis," ujar Budi di acara rilis survei Charta Politika. 

Baca Juga: Bio Farma: Ada 140 juta bulk vaksin yang sudah disepakati dengan Sinovac

Lebih lanjut Budi mengatakan, "Bulan Maret kebetulan stok Sinovac-nya cukup banyak, tapi saya mau lapor ke Kakak Adik Gubernur ini, bulan April Sinovac-nya cuma 7 juta (dosis). Jadi saya hanya punya 7 juta stok dari Sinovac." 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×