kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia Turun, Begini Tanggapan Jokowi


Kamis, 02 Februari 2023 / 15:33 WIB
Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia Turun, Begini Tanggapan Jokowi
ILUSTRASI. IPK Indonesia Turun, Presiden Jokowi Sebut Akan Jadi Koreksi dan Evaluasi


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada tahun 2022 akan menjadi koreksi dan evaluasi pemerintah agar ke depannya IPK Indonesia makin baik.

“Iya itu akan menjadi koreksi dan evaluasi kita bersama,” ujar Presiden menanggapi pertanyaan awak media, Kamis (2/2), setelah meninjau Pasar Baturiti, Tabanan, Bali.

Pada Selasa (31/1), Transparency International Indonesia (TII) meluncurkan data IPK atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada 2022 yang mengalami penurunan dari 38 ke 34. 

Baca Juga: IPK dan Korupsi Politik

IPK mengacu pada 8 sumber data dan penilaian ahli untuk mengukur korupsi sektor publik di 180 negara dan teritori. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×