kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 5.949   24,90   0,42%
  • KOMPAS100 772   1,50   0,19%
  • LQ45 590   0,88   0,15%
  • ISSI 205   1,67   0,82%
  • IDX30 334   0,48   0,14%
  • IDXHIDIV20 414   1,07   0,26%
  • IDX80 88   0,24   0,28%
  • IDXV30 113   0,45   0,40%
  • IDXQ30 107   -0,04   -0,04%

Impor Konsumsi dan Bahan Baku/Penolong Kompak Turun Sepanjang Januari-Oktober 2025


Senin, 01 Desember 2025 / 12:28 WIB
Impor Konsumsi dan Bahan Baku/Penolong Kompak Turun Sepanjang Januari-Oktober 2025
ILUSTRASI. Foto udara areal Pelabuhan Kendari New Port, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (4/11/2025). BPS melaporkan nilai impor Indonesia mencapai US$198,16 miliar hingga Oktober 2025, naik 2,19%. Peningkatan didorong impor barang modal.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) nilai impor sepanjang Januari hingga Oktober 2025 mencapai US$ 198,16 miliar, atau naik 2,19% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini menyampaikan, bila dilihat dari sisi penggunaan, impor konsumsi dan bahan baku/penolong kompak mengalami penurunan.

“Impor bahan baku/penolong turun, begitu pula dengan barang konsumsi yang juga turun,” tutur Pudji dalam konferensi pers, Senin (1/12/2025).

Baca Juga: BPS Catat Inflasi Tahunan November Mencapai 2,72%, Dipicu Kenaikan Harga Emas

Lebih rinci, impor bahan baku/penolong mencapai US$ 139,60 miliar atau turun 1,25% dari periode sama tahun lalu. Sedangkan impor barang konsumsi mencapai US4 18,02 miliar atau turun 2,05%.

Sementara itu, Pudji membeberkan, impor barang modal tercatat meningkat 18,67% atau mencapai US$ 40,55 miliar.

Impor barang modal yang naik cukup besar yakni mesin/peralatan mekanis dan bagiannya (HS 84), mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya (HS 85), serta kendaraan dan bagiannya (HS 87).

Baca Juga: BPS: Impor Pada Oktober 2025 Turun Jadi US$ 21,84 Miliar

Adapun secara kumulatif nilai impor naik 2,19% dibandingkan periode sama tahun lalu, dengan andil utama peningkatan adalah disumbang oleh impor barang modal mencapai 3,29%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×