kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Impor Konsumsi dan Bahan Baku/Penolong Kompak Turun Sepanjang Januari-Oktober 2025


Senin, 01 Desember 2025 / 12:28 WIB
Impor Konsumsi dan Bahan Baku/Penolong Kompak Turun Sepanjang Januari-Oktober 2025
ILUSTRASI. Foto udara areal Pelabuhan Kendari New Port, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (4/11/2025). BPS melaporkan nilai impor Indonesia mencapai US$198,16 miliar hingga Oktober 2025, naik 2,19%. Peningkatan didorong impor barang modal.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) nilai impor sepanjang Januari hingga Oktober 2025 mencapai US$ 198,16 miliar, atau naik 2,19% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini menyampaikan, bila dilihat dari sisi penggunaan, impor konsumsi dan bahan baku/penolong kompak mengalami penurunan.

“Impor bahan baku/penolong turun, begitu pula dengan barang konsumsi yang juga turun,” tutur Pudji dalam konferensi pers, Senin (1/12/2025).

Baca Juga: BPS Catat Inflasi Tahunan November Mencapai 2,72%, Dipicu Kenaikan Harga Emas

Lebih rinci, impor bahan baku/penolong mencapai US$ 139,60 miliar atau turun 1,25% dari periode sama tahun lalu. Sedangkan impor barang konsumsi mencapai US4 18,02 miliar atau turun 2,05%.

Sementara itu, Pudji membeberkan, impor barang modal tercatat meningkat 18,67% atau mencapai US$ 40,55 miliar.

Impor barang modal yang naik cukup besar yakni mesin/peralatan mekanis dan bagiannya (HS 84), mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya (HS 85), serta kendaraan dan bagiannya (HS 87).

Baca Juga: BPS: Impor Pada Oktober 2025 Turun Jadi US$ 21,84 Miliar

Adapun secara kumulatif nilai impor naik 2,19% dibandingkan periode sama tahun lalu, dengan andil utama peningkatan adalah disumbang oleh impor barang modal mencapai 3,29%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×