kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.490   114,00   0,70%
  • IDX 7.771   -180,81   -2,27%
  • KOMPAS100 1.082   -24,22   -2,19%
  • LQ45 794   -17,88   -2,20%
  • ISSI 263   -5,59   -2,08%
  • IDX30 412   -9,22   -2,19%
  • IDXHIDIV20 479   -9,02   -1,85%
  • IDX80 119   -3,01   -2,46%
  • IDXV30 129   -3,65   -2,76%
  • IDXQ30 133   -2,74   -2,01%

Impor Beras Indonesia Melejit 93% Jadi 880.820 Ton pada Februari 2024


Jumat, 15 Maret 2024 / 13:14 WIB
Impor Beras Indonesia Melejit 93% Jadi 880.820 Ton pada Februari 2024
ILUSTRASI. Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat beras impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/10/2023). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/Spt.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Impor beras Indonesia kembali meningkat di dua bulan pertama tahun 2024, bahkan volume maupun nilainya meningkat secara bulanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume impor beras di periode Januari – Februari 2024 mencapai 880.820 ton.

Volume impor beras tersebut meningkat 93% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun, volume impor beras di Februari 2024 sebesar 438.710 ton sementara di Januari 2024 sebesar 442.110 ton.

Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Menciut Jadi US$ 0,87 Miliar di Februari 2024

Sementara itu, nilai impor beras Indonesia di dua bulan pertama 2024 mencapai US$ 564,61 juta, meningkat sebesar 148,63% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bila ditelaah pada periode Januari – Februari 2024, impor beras Indonesia paling banyak berasal dari Thailand yang mencapai 59,11% atau sekitar 520.652 ton.

Kemudian, impor beras paling banyak dari Pakistan sebesar 17,82% atau sekitar 156.962 ton, lalu dari Myanmar sebesar 14,34% atau sekitar 126.309 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×