kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.779   45,00   0,25%
  • IDX 6.265   10,08   0,16%
  • KOMPAS100 834   3,10   0,37%
  • LQ45 632   6,93   1,11%
  • ISSI 214   0,92   0,43%
  • IDX30 358   3,82   1,08%
  • IDXHIDIV20 439   4,41   1,01%
  • IDX80 95   0,69   0,74%
  • IDXV30 116   0,20   0,17%
  • IDXQ30 115   1,71   1,50%

Imigrasi yang datang ke tempat pemohon paspor kolektif, begini prosesnya


Sabtu, 04 Juli 2020 / 09:29 WIB
ILUSTRASI. Petugas Imigrasi memotret seorang anak saat pembuatan paspor elektronik di Festival Imgrasi, Jakarta, Minggu (21/1).


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi meluncurkan program pelayanan baru, menjemput masyarakat yang ingin membuat paspor. Layanan ini khusus untuk pengurusan pembuatan paspor secara kolektif. 

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan, program pembuatan paspor secara kolektif bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Konsepnya adalah semacam pelayanan jemput bola.

"Kami memberikan kesempatan kepada perkantoran, komunitas, perumahan, kampus, sekolah, dan sebagainya untuk mendapatkan pelayanan imigrasi di tempat mereka," kata Arvin kepada Kompas.com, Kamis (2/7). 

Baca Juga: Mulai beroperasi lagi, ini protokol berkunjung ke kantor imigrasi

Bagi masyarakat yang berminat, bisa menghubungi kantor imigrasi terdekat melalui telepon, e-mail, atau media sosial. Hanya, Ditjen Imigrasi melakukan batasan pembuatan paspor secara kolektif hanya untuk 50 pemohon. 

Kendati berlangsung dalam masa pandemi Covid-19, Arvin menegaskan, Ditjen Imigrasi tetap ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. "Penerapannya, petugas dan pemohon harus sama-sama menggunakan alat pelindung diri yaitu masker, dan sama-sama menjaga jarak," ujarnya. 

Bisa datang ke perumahan




TERBARU

[X]
×