kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

IMF: Skenario terburuk, ketegangan perdagangan bisa picu krisis di negara berkembang


Rabu, 10 Oktober 2018 / 11:10 WIB
IMF: Skenario terburuk, ketegangan perdagangan bisa picu krisis di negara berkembang
ILUSTRASI. Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018

Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menyatakan ketegangan perdagangan dapat merugikan pertumbuhan ekonomi global, khususnya di negara berkembang.

Dalam laporan Global Financial Stability yang dirilis, Rabu (10/10) di Bali, adanya ketegangan perdagangan tersebut menimbulkan perekonomian yang tidak merata. Ketegangan perdagangan tersebut turut mempengaruhi sentimen pasar dan menurunkan pertumbuhan ekonomi global.


Skenario terburuknya, ketegangan perdagangan dapat mematahkan kepercayaan diri para pembuat kebijakan di berbagai negara dalam menghadapi krisis keuangan. 

"Ketegangan perdagangan telah muncul, lebih lanjut dapat merusak sentimen pasar, dan secara signifikan merusak pertumbuhan global," tulis laporan tersebut.

Namun demikian, IMF menilai bahwa pasar keuangan global masih tetap kuat. Sambil berjalan, IMF menyatakan, langkah-langkah penguatan tetap diperlukan agar kondisi di pasar keuangan tetap kuat. 

"Risiko tetap tinggi. Yang pasti, sistem keuangan hari ini lebih kuat daripada sebelum krisis keuangan global," ujar Financial Counsellor and Director of the Monetary and Capital Markets IMF Tobias Adrian di Bali.

Salah satu langkah untuk meningkatkan ketahanan sistem keuangan global yakni reformasi regulasi di berbagai negara.

“Buffer countercyclical, harus digunakan lebih aktif di negara-negara dengan kerentanan tinggi,” ujarnya.




TERBARU

Close [X]
×