kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IMF minta The Fed segera perketat kebijakan moneter, termasuk kebijakan suku bunga


Minggu, 17 Oktober 2021 / 18:12 WIB
ILUSTRASI. IMF minta The Fed segera perketat kebijakan moneter, termasuk kebijakan suku bunga


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Pertama, dari kondisi cadangan devisa, Indonesia memiliki cadangan devisa yang sangat tambun. Bahkan, pada September 2021 cadangan devisa tercatat US$ 146,9 miliar atau yang tertinggi sepanjang sejarah. 

Gendutnya cadangan devisa ini bisa digunakan oleh Bank Indonesia (BI) untuk melakukan intervensi bila nilai tukar rupiah bergejolak.  Kedua, neraca perdagangan Indonesia juga baik didukung dengan ekspor yang masih tinggi sehingga menyuplai kebutuhan valuta asing. 

Ketiga, kekhawatiran akan arus modal asing keluar makin mini. Pasalnya, hingga saat ini kepemilikan asing terutama di Surat Utang Negara (SUN) lebih kecil daripada kepemilikan investor dalam negeri.

Keempat, fundamental perekonomian Indonesia yang membaik dengan penanganan pandemi Covid-19 yang makin baik. Tentu, ini akan membawa angin segar bagi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

David pun memperkirakan, pergerakan nilai tukar di akhir tahun ini akan berada di kisaran Rp 14.000 hingga Rp 14.200 per dollar AS. 

Selanjutnya: Menakar Kompleksitas Multitarif PPN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×