kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IMF Kumpulkan Lebih dari 80% Target Alokasi SDR untuk Bantu Negara Rentan


Jumat, 14 Oktober 2022 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Dana Moneter Internasional (IMF) memiliki asa untuk mengumpulkan alokasi special drawing right (SDRs) ekuivalen US$ 100 miliar. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Moneter Internasional (IMF) memiliki asa untuk mengumpulkan alokasi special drawing right (SDRs) ekuivalen US$ 100 miliar, untuk membantu negara-negara yang memiliki masalah keuangan  di tengah ketidakpastian global. 

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengungkapkan, hingga saat ini, lembaga tersebut sudah mendapat lebih dari ekuivalen US$ 80 miliar pinjaman SDRs dari negara-negara berposisi kuat. 

“Kami baru saja melewati lebih dari ekuivalen US$ 80 miliar. Dan kami bertekad untuk mencapai target dalam beberapa bulan mendatang,” terang Georgieva dalam konferensi pers pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia, Kamis (13/10) waktu setempat. 

Baca Juga: Menyongsong Komunike Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga mengonfirmasi hal tersebut. Bahkan, ia menyebut dengan jelas, IMF sudah mendapat sekitar ekuivalen US$ 80,6 miliar untuk alokasi SDRs dari negara-negara maju untuk membantu negara-negara yang memang membutuhkan. Bahkan, Perry menyebut negara-negara G20 juga turut mengambil peran dalam hal ini. 

“Negara-negara G20 mengambil peran dalam penyaluran sukarela alokasi SDRs. Kami menjadi bagian dari ambisi IMF dalam mengumpulkan alokasi SDR ekuivalen US$ 100 miliar tersebut. Saat ini sudah mencapai US$ 80,6 miliar,” terang Perry dalam konferensi pers pertemuan keempat para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara G20, Jumat (14/10) waktu setempat. 

Dirinya mengatakan, alokasi SDRs ini akan membantu memperkuat arsitektur keuangan internasional dan bisa untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah serta menengah ke bawah untuk memperkuat perekonomian mereka. 

Baca Juga: Apa Itu IMF dan Dari Mana Sumber Dananya? Ini Penjelasan, Tujuan, dan Anggota IMF

“Bahkan, ini bisa dibilang progres yang sudah bisa kami laporkan. Karena ini juga membantu negara-negara yang rentan tersebut untuk menghadapi masalah utang (debt issue),” tandas Perry. 

Asal tahu saja, sebelumnya, IMF juga pernah mengucurkan suntikan SDRs setara US$ 650 miliar pada 2 Agustus 2021 silam kepada negara-negara anggota. Langkah ini untuk meningkatkan likuiditas di tengah pandemi Covid-19. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×