kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Ibas belum diperiksa KPK, PKS protes


Selasa, 14 Januari 2014 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Harus Tahu! Ketahui 4 Manfaat Witch Hazel untuk Kulit Kepala


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) protes karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Padahal, nama yang bersangkutan kerap disebutkan dalam sejumlah sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta.

"Saya tidak bisa mengerti, bagaimana Sekjen PD yang disebut terlibat dalam kongres, selalu disebut-sebut, tidak dipanggil. Sementara sekjen saya (Sekjen PKS Muhammad Taufik Ridho) dipanggil," ujar Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah, Selasa (14/1/2014) di Hotel Morrisey, Jakarta Pusat.

Dia menilai, KPK bersikap aneh dan tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi. Menurutnya, KPK berani memanggil Sekjen PKS, padahal hanya untuk menanyakan AD/ART PKS. "Padahal AD/ART kan bisa diunduh di web kami," kata anggota Komisi III DPR itu.

Seperti diberitakan, KPK sedang menelusuri kasus dugaan korupsi proyek pusat olahraga Hambalang yang dananya diduga mengalir ke Kongres Partai Demokrat 2010 lalu di Bandung, Jawa Barat.

Terkait itu, sejumlah politisi partai besutan Presiden SBY tersebut telah diperiksa oleh KPK, bahkan beberapa di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka lalu ditahan. Salah satu yang juga disebut namanya adalah Ibas. Putra bungsu Presiden dan Ketua Umum Partai Demokrat itu, saat itu menjadi Steering Committee (SC) Kongres.

Sejak namanya disebut, hingga kini, menantu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa itu belum pernah diperiksa KPK sekalipun. Baik menjadi saksi maupun sekadar dimintai keterangannya. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×