kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ibas belum diperiksa KPK, PKS protes


Selasa, 14 Januari 2014 / 20:00 WIB
Ibas belum diperiksa KPK, PKS protes
ILUSTRASI. Harus Tahu! Ketahui 4 Manfaat Witch Hazel untuk Kulit Kepala


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) protes karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Padahal, nama yang bersangkutan kerap disebutkan dalam sejumlah sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta.

"Saya tidak bisa mengerti, bagaimana Sekjen PD yang disebut terlibat dalam kongres, selalu disebut-sebut, tidak dipanggil. Sementara sekjen saya (Sekjen PKS Muhammad Taufik Ridho) dipanggil," ujar Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah, Selasa (14/1/2014) di Hotel Morrisey, Jakarta Pusat.

Dia menilai, KPK bersikap aneh dan tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi. Menurutnya, KPK berani memanggil Sekjen PKS, padahal hanya untuk menanyakan AD/ART PKS. "Padahal AD/ART kan bisa diunduh di web kami," kata anggota Komisi III DPR itu.

Seperti diberitakan, KPK sedang menelusuri kasus dugaan korupsi proyek pusat olahraga Hambalang yang dananya diduga mengalir ke Kongres Partai Demokrat 2010 lalu di Bandung, Jawa Barat.

Terkait itu, sejumlah politisi partai besutan Presiden SBY tersebut telah diperiksa oleh KPK, bahkan beberapa di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka lalu ditahan. Salah satu yang juga disebut namanya adalah Ibas. Putra bungsu Presiden dan Ketua Umum Partai Demokrat itu, saat itu menjadi Steering Committee (SC) Kongres.

Sejak namanya disebut, hingga kini, menantu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa itu belum pernah diperiksa KPK sekalipun. Baik menjadi saksi maupun sekadar dimintai keterangannya. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×