kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Hingga Agustus, RI tambah utang di SBN Rp 533 T


Senin, 05 September 2016 / 14:47 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Hingga akhir Agustus lalu, pemerintah telah merealisasikan penerbitan surat berharga negara (SBN) bruto sebesar Rp 533,8 triliun. Jumlah tersebut mencapai 84% dari target penerbitan SBN bruto sebesar Rp 628,4 triliun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) Robert Pakpahan mengatakan, target penerbitan SBN bruto sebesar Rp 628,4 triliun tersebut merupakan target dengan perkiraan defisit anggaran sebesar 2,5% dari produk domestik bruto (PDB), sebagaimana yang telah disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Defisit tersebut melebar dibanding APBN-P sebesar 2,35%, akibat adanya pemangkasan anggaran.

"Kalau sesuai dengan defisit dalam APBN-P sebesar 2,35%, target (penerbitan SBN) bruto Rp 611,4 triliun. Sampai 29 Agustus 2016, kami sudah terbitkan Rp 533,8 triliun atau 87,31% dari target bruto," kata Robert, Senin (5/9).

Sementara itu, secara neto, realisasi penerbitan SBN hingga 29 Agustus lalu mencapai Rp 355,9 triliun. Jumlah tersebut mencapai 97,56% dari target neto dalam APBN-P 2016 yang sebesar Rp 364,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×