kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.973   0,00   0,00%
  • IDX 5.994   109,74   1,87%
  • KOMPAS100 780   16,09   2,11%
  • LQ45 590   11,62   2,01%
  • ISSI 208   4,34   2,13%
  • IDX30 334   6,86   2,09%
  • IDXHIDIV20 410   7,91   1,97%
  • IDX80 88   1,81   2,09%
  • IDXV30 111   2,51   2,30%
  • IDXQ30 107   2,32   2,21%

Hingga Agustus 2023, Indonesia Sudah Mengimpor 1,59 Juta Ton Beras


Jumat, 15 September 2023 / 11:06 WIB
Hingga Agustus 2023, Indonesia Sudah Mengimpor 1,59 Juta Ton Beras
ILUSTRASI. BPS mencatat dari awal tahun 2023 hingga Agustus 2023, Indonesia telah mengimpor beras sebanyak 1,59 juta ton.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari awal tahun 2023 hingga Agustus 2023, Indonesia telah mengimpor beras sebanyak 1,59 juta ton. 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Amalia Adininggar mengungkapkan, impor beras didominasi oleh golongan semi-milled atau wholly milled beras. 

"Golongan tersebut mendominasi impor beras selama ini. Share-nya sekitar 88,52%," terang Amalia dalam konferensi pers, Jumat (15/9). 

Baca Juga: Harga Beras di Pasar Masih Tinggi, Stok Beras Mulai Mengkhawatirkan

Selain kedua golongan tersebut, sebanyak 10,93% beras yang diimpor merupakan beras untuk pakan ternak, sebanyak 174,02 ribu ton. 

Sedangkan 0,24% beras yang diimpor merupakan beras jenis basmati serta beras semi-milled or wholly milled yang tergabung dalam HS 10063070, sejumlah 3.425 ton. 

Kemudian sebanyak 0,08% beras yang diimpor merupakan beras bergluten. Jumlahnya sekitar 1.300 ton. 

Sedangkan 211 ton atau 0,01% lainnya merupakan beras jenis hom mali, gabah tanam, beras cokelat, juga gabah non tanam. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×