kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.871.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.445   -75,00   -0,45%
  • IDX 7.107   66,36   0,94%
  • KOMPAS100 1.034   12,73   1,25%
  • LQ45 806   9,73   1,22%
  • ISSI 223   1,91   0,86%
  • IDX30 421   5,94   1,43%
  • IDXHIDIV20 502   10,81   2,20%
  • IDX80 116   1,41   1,23%
  • IDXV30 120   2,66   2,27%
  • IDXQ30 138   2,04   1,50%

Hatta desak KPPU cek soal dugaan kartel pangan


Rabu, 13 Februari 2013 / 20:00 WIB
Hatta desak KPPU cek soal dugaan kartel pangan
ILUSTRASI. Jelang UEFA Nations League 2021: 5 laga Italia vs Spanyol dalam sejarah


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Adanya dugaan ketidakberesan dalam struktur pasar produk pangan nasional, seperti daging sapi, yang menjurus ke arah kartel membuat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk segera bergerak.

"Di Republik (Indonesia) ini, tak boleh ada kartel karena menyengsarakan banyak orang. Tetapi kita juga jangan gegabah bilang ini kartel, itu kartel. Itu kewenangan KPPU untuk mengecek," ujar Hatta, Rabu (13/2).

Hatta bilang, sejauh ini, baru ada laporan dari Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang mensinyalir adanya kartel di sektor pangan. "Saya bereaksi keras dan harus kita perangi ramai-ramai. Kita harus membuat tata niaga yang sehat dan membuat kemandirian pangan kita," lanjut Hatta.

Meski demikian, hingga saat ini, Hatta mengaku belum mendapatkan laporan khusus mengenai kartel pangan dan meminta KPPU untuk segera mengungkapnya. "Kita dorong itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×