kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.007   24,00   0,13%
  • IDX 6.211   14,34   0,23%
  • KOMPAS100 812   0,43   0,05%
  • LQ45 615   0,59   0,10%
  • ISSI 215   0,65   0,30%
  • IDX30 346   0,13   0,04%
  • IDXHIDIV20 428   -0,68   -0,16%
  • IDX80 93   0,06   0,06%
  • IDXV30 117   -0,27   -0,23%
  • IDXQ30 111   -0,11   -0,10%

YLKI minta KPPU kuak permainan harga daging sapi


Rabu, 06 Februari 2013 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. Promo kopi Starbucks Barista Idol’s, yakni kopi kreasi para barista. Beli 1 Rp 29.000, sedangkan Beli 2 Rp 50.000 (dok/Starbucks Indonesia)


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kelangkaan daging sapi yang menyebabkan harganya melambung membuat konsumen resah. Hal ini mendorong Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendorong agar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bergerak guna meneliti adanya dugaan permainan harga untuk komoditi pangan yang cukup strategis ini.

Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo menyatakan, hal ini menjadi tugas KPPU untuk membuktikan adanya kartel dalam pasar daging sapi nasional.

"Aspek perlindungan kepada konsumen bukan hanya dari aspek kesehatan dan keamanan daging sapi itu sendiri, tapi juga dari sisi keterjangkauan harga beli," ujar Sudaryatmo saat menghadiri Rapat dengan KPPU, Rabu (6/2).

Ia berharap, ketidakwajaran harga daging sapi ini bisa diselesaikan pemerintah agar konsumen tak dirugikan.

Sementara itu, Ketua KPPU, Nawir Messi menyatakan kenaikan harga daging sapi ini karena adanya kelangkaan. Menurutnya, kelangkaan ini merupakan ironi dari cita-cita swasembada daging di tahun 2014.

Nasir juga menyebut, setiap laporan yang masuk kepada KPPU terkait harga dan kelangkaan daging sapi ini bakal menjadi pertimbangan KPPU dan rekomendasi kepada pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×