kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

YLKI minta KPPU kuak permainan harga daging sapi


Rabu, 06 Februari 2013 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. Promo kopi Starbucks Barista Idol’s, yakni kopi kreasi para barista. Beli 1 Rp 29.000, sedangkan Beli 2 Rp 50.000 (dok/Starbucks Indonesia)


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kelangkaan daging sapi yang menyebabkan harganya melambung membuat konsumen resah. Hal ini mendorong Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendorong agar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bergerak guna meneliti adanya dugaan permainan harga untuk komoditi pangan yang cukup strategis ini.

Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo menyatakan, hal ini menjadi tugas KPPU untuk membuktikan adanya kartel dalam pasar daging sapi nasional.

"Aspek perlindungan kepada konsumen bukan hanya dari aspek kesehatan dan keamanan daging sapi itu sendiri, tapi juga dari sisi keterjangkauan harga beli," ujar Sudaryatmo saat menghadiri Rapat dengan KPPU, Rabu (6/2).

Ia berharap, ketidakwajaran harga daging sapi ini bisa diselesaikan pemerintah agar konsumen tak dirugikan.

Sementara itu, Ketua KPPU, Nawir Messi menyatakan kenaikan harga daging sapi ini karena adanya kelangkaan. Menurutnya, kelangkaan ini merupakan ironi dari cita-cita swasembada daging di tahun 2014.

Nasir juga menyebut, setiap laporan yang masuk kepada KPPU terkait harga dan kelangkaan daging sapi ini bakal menjadi pertimbangan KPPU dan rekomendasi kepada pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×