kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.396   -44,89   -0,70%
  • KOMPAS100 837   -5,22   -0,62%
  • LQ45 636   -4,65   -0,73%
  • ISSI 223   -2,50   -1,11%
  • IDX30 353   -2,68   -0,75%
  • IDXHIDIV20 441   -3,10   -0,70%
  • IDX80 95   -0,64   -0,67%
  • IDXV30 121   -0,45   -0,37%
  • IDXQ30 114   -1,01   -0,88%

Harga minyak turun, ekspor Indonesia terancam


Minggu, 04 Januari 2015 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penurunan harga minyak dunia yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini mengancam ekspor Indonesia. Indroyono Soesilo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, mengatakan, setidaknya ada tiga komoditas ekspor utama yang akan terancam oleh pelemahan harga minyak.

Komoditas pertama yang diperkirakan akan jeblog ekspornya adalah kelapa sawit. "Kalau harga minyak turun, orang akan cenderung pakai minyak, sawit tidak terpakai lagi," kata Indroyono di Jakarta pekan lalu.

Komoditas ke dua, batubara. Sedangkan komoditas ke tiga, adalah karet alam. Indro mengatakan, khusus untuk karet alam, penurunan harga minyak akan membuat importir karet alam Indonesia beralih ke karet sintetis yang diproduksi dari minyak. "Itu juga akan berpengaruh," katanya.

Untuk menyiasati ancaman itulah Indro mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah konkrit. Salah satunya, dengan menggunakan komoditas-komoditas yang ekspornya terancam tersebut untuk kepentingan dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×