kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Harga minyak turun, ekspor Indonesia terancam


Minggu, 04 Januari 2015 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penurunan harga minyak dunia yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini mengancam ekspor Indonesia. Indroyono Soesilo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, mengatakan, setidaknya ada tiga komoditas ekspor utama yang akan terancam oleh pelemahan harga minyak.

Komoditas pertama yang diperkirakan akan jeblog ekspornya adalah kelapa sawit. "Kalau harga minyak turun, orang akan cenderung pakai minyak, sawit tidak terpakai lagi," kata Indroyono di Jakarta pekan lalu.

Komoditas ke dua, batubara. Sedangkan komoditas ke tiga, adalah karet alam. Indro mengatakan, khusus untuk karet alam, penurunan harga minyak akan membuat importir karet alam Indonesia beralih ke karet sintetis yang diproduksi dari minyak. "Itu juga akan berpengaruh," katanya.

Untuk menyiasati ancaman itulah Indro mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah konkrit. Salah satunya, dengan menggunakan komoditas-komoditas yang ekspornya terancam tersebut untuk kepentingan dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×