kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Harga minyak turun, ekspor Indonesia terancam


Minggu, 04 Januari 2015 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penurunan harga minyak dunia yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini mengancam ekspor Indonesia. Indroyono Soesilo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, mengatakan, setidaknya ada tiga komoditas ekspor utama yang akan terancam oleh pelemahan harga minyak.

Komoditas pertama yang diperkirakan akan jeblog ekspornya adalah kelapa sawit. "Kalau harga minyak turun, orang akan cenderung pakai minyak, sawit tidak terpakai lagi," kata Indroyono di Jakarta pekan lalu.

Komoditas ke dua, batubara. Sedangkan komoditas ke tiga, adalah karet alam. Indro mengatakan, khusus untuk karet alam, penurunan harga minyak akan membuat importir karet alam Indonesia beralih ke karet sintetis yang diproduksi dari minyak. "Itu juga akan berpengaruh," katanya.

Untuk menyiasati ancaman itulah Indro mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah konkrit. Salah satunya, dengan menggunakan komoditas-komoditas yang ekspornya terancam tersebut untuk kepentingan dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×