kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Harga minyak turun, ekspor Indonesia terancam


Minggu, 04 Januari 2015 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penurunan harga minyak dunia yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan ini mengancam ekspor Indonesia. Indroyono Soesilo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, mengatakan, setidaknya ada tiga komoditas ekspor utama yang akan terancam oleh pelemahan harga minyak.

Komoditas pertama yang diperkirakan akan jeblog ekspornya adalah kelapa sawit. "Kalau harga minyak turun, orang akan cenderung pakai minyak, sawit tidak terpakai lagi," kata Indroyono di Jakarta pekan lalu.

Komoditas ke dua, batubara. Sedangkan komoditas ke tiga, adalah karet alam. Indro mengatakan, khusus untuk karet alam, penurunan harga minyak akan membuat importir karet alam Indonesia beralih ke karet sintetis yang diproduksi dari minyak. "Itu juga akan berpengaruh," katanya.

Untuk menyiasati ancaman itulah Indro mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah konkrit. Salah satunya, dengan menggunakan komoditas-komoditas yang ekspornya terancam tersebut untuk kepentingan dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×