Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah. Seorang jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat di Tanah Suci akibat serangan jantung.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa jemaah yang wafat berasal dari kloter SOC III asal Solo, atas nama Rodiah (68). Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan hak badal jemaah tetap terpenuhi. Hak badal adalah pelaksanaan ibadah haji yang diwakilkan oleh seseorang (badal) atas nama orang lain yang uzur (tidak mampu secara fisik karena sakit menahun, usia lanjut, atau meninggal dunia).
“Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Kami juga menyampaikan berita duka atas wafatnya satu jemaah haji kloter SOC III asal Solo, atas nama Rodiah, berusia 68 tahun, akibat serangan jantung,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Baca Juga: Kemenhaj Catat 15.300 Jemaah Haji Sudah Berangkat ke Arab Saudi
Ia menyebut, PPIH menjamin pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah yang wafat serta mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar almarhumah mendapatkan husnul khatimah.
Di tengah kabar tersebut, operasional haji telah memasuki hari keempat. Hingga 23 April 2026, sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) dengan total 15.349 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah itu, 9.884 jemaah yang tergabung dalam 25 kloter telah tiba di Madinah.
Ichsan membeberkan, PPIH juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah. Di Daerah Kerja (Daker) Madinah, tercatat sebanyak 93 jemaah menjalani rawat jalan, dua orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu jemaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.
Untuk menjaga kondisi fisik jemaah, PPIH menegaskan kepada embarkasi agar meminimalisir kegiatan seremonial saat pelepasan. Prosedur keberangkatan difokuskan agar jemaah memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum perjalanan panjang.
Sementara itu, jemaah yang telah berada di Madinah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas. Suhu diperkirakan mencapai 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan sekitar 25%.
Jemaah diminta menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung kepala, serta mengenakan pakaian yang nyaman. Selain itu, jemaah diimbau mengikuti arahan petugas dan ketua kloter, memanfaatkan waktu istirahat, serta mengutamakan ibadah wajib.
Baca Juga: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Pemerintah Tak Akan Impor Beras
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













