kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.965   73,00   0,41%
  • IDX 5.920   -180,89   -2,96%
  • KOMPAS100 771   -24,22   -3,04%
  • LQ45 583   -15,01   -2,51%
  • ISSI 205   -6,80   -3,21%
  • IDX30 330   -7,80   -2,31%
  • IDXHIDIV20 405   -7,67   -1,86%
  • IDX80 87   -2,71   -3,01%
  • IDXV30 109   -1,96   -1,77%
  • IDXQ30 106   -2,00   -1,86%

BGN Sebut Banyak Hoaks Soal Program MBG di Medsos, Tidak Sesuai Fakta Lapangan


Jumat, 24 April 2026 / 14:32 WIB
BGN Sebut Banyak Hoaks Soal Program MBG di Medsos, Tidak Sesuai Fakta Lapangan
ILUSTRASI. Makan Bergizi Gratis (MBG). (KKP/dok)


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti masih maraknya informasi tidak benar atau hoaks yang beredar di ruang digital (media sosial) terkait pelaksanaan Program MBG di sejumlah daerah. 

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati menuturkan, penyebaran hoaks berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik apabila tidak segera diantisipasi dengan komunikasi resmi yang terstruktur dan masif. 

"Kami melihat masih adanya informasi yang tidak sesuai fakta di lapangan," ujar Hida, dalam rangka kunjungan dinas BGN ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulut, dikutip dari siaran pers, Jumat (24/4/2026). 

Baca Juga: Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Pemondokan Jemaah Haji di Makkah

Hida menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan informasi program tersampaikan secara akurat kepada masyarakat. 

"Karena itu penguatan diseminasi informasi menjadi sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur dia.

Hida mengatakan, BGN selama ini telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di tingkat pusat. 

Bersama Komdigi, BGN melakukan penguatan literasi publik serta pendampingan hukum apabila terjadi permasalahan dalam implementasi program di lapangan. 

"Kami tidak hanya fokus pada pelaksanaan program, tetapi juga memastikan ekosistem informasinya sehat dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat," ucap dia. 

BGN juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan satgas daerah, termasuk Satgas MBG di Sulawesi Utara masih dalam tahap penguatan implementasi.

Hida menuturkan, pihaknya bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong percepatan kinerja satgas MBG di daerah. 

"Harapan kami, seluruh daerah dapat menjadi mitra aktif dalam mendukung sosialisasi Program MBG. Dengan komunikasi yang kuat dan satu pintu informasi, kita bisa meminimalkan disinformasi di masyarakat," imbuh dia.

Baca Juga: Usai Khalid Basalamah, KPK Panggil Empat Bos Biro Travel Haji

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/24/12215881/bgn-klaim-banyak-hoaks-soal-mbg-di-medsos-tidak-sesuai-fakta-di-lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×