kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga ayam rendah, Pinsar minta pemangkasan telur tetas 20 juta butir per minggu


Senin, 20 Januari 2020 / 16:57 WIB
ILUSTRASI. Distribusi DOC


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

Saat ini yang terjadi harga yang rendah juga disebabkan adanya perang harga antar perusahaan integrator. Menurutnya, perusahaan integrator menguasai pasar hingga 50%, sehingga masing-masing perusahaan saling menurunkan harga. 

“Perusahaan besar itu berebut harga pasar dengan cara menurunkan harga, sehingga peternak terjepit,” kata Singgih.

Menurut Singgih, akibat rendahnya harga ayam di tingkat peternak yang rendah selama 17 bulan terakhir, kerugian yang didera peternak mencapai Rp 3 triliun. Singgih pun mengaku peternak akan menggelar unjuk rasa kepada Kementan, Kemendag dan perusahaan integrator Rabu (22/1) mendatang terkait harga ayam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×