kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

Harga ayam rendah, Pinsar minta pemangkasan telur tetas 20 juta butir per minggu


Senin, 20 Januari 2020 / 16:57 WIB
ILUSTRASI. Distribusi DOC


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

Saat ini yang terjadi harga yang rendah juga disebabkan adanya perang harga antar perusahaan integrator. Menurutnya, perusahaan integrator menguasai pasar hingga 50%, sehingga masing-masing perusahaan saling menurunkan harga. 

“Perusahaan besar itu berebut harga pasar dengan cara menurunkan harga, sehingga peternak terjepit,” kata Singgih.

Menurut Singgih, akibat rendahnya harga ayam di tingkat peternak yang rendah selama 17 bulan terakhir, kerugian yang didera peternak mencapai Rp 3 triliun. Singgih pun mengaku peternak akan menggelar unjuk rasa kepada Kementan, Kemendag dan perusahaan integrator Rabu (22/1) mendatang terkait harga ayam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×