kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.195   -69,92   -0,85%
  • KOMPAS100 1.156   -12,41   -1,06%
  • LQ45 829   -10,84   -1,29%
  • ISSI 294   -2,01   -0,68%
  • IDX30 431   -4,70   -1,08%
  • IDXHIDIV20 516   -5,24   -1,00%
  • IDX80 129   -1,49   -1,14%
  • IDXV30 142   -0,63   -0,44%
  • IDXQ30 139   -1,78   -1,26%

Apindo: Perwakilan Pengusaha Garmen hingga Mebel Ikut dalam Perundingan Dagang RI-AS


Kamis, 12 Februari 2026 / 17:24 WIB
Apindo: Perwakilan Pengusaha Garmen hingga Mebel Ikut dalam Perundingan Dagang RI-AS
ILUSTRASI. IHSG Anjlok Dua Hari Beruntun, Apindo Buka Suara (KONTAN/Arif Ferdianto) Ketum APINDO sebut perwakilan para pengusaha akan menghadiri Perundingan perdagangan RI-AS sekaligus penandatanganan ART.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta Kamdani mengatakan perwakilan para pengusaha akan menghadiri Perundingan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sekaligus penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari 2026.

Shinta menyebut, perwakilan pengusaha yang akan ikut menghadiri perundingan tersebut diantaranya pengusaha yang melakukan impor komoditas ke AS seperti kedelai, terigu, jagung, kapas dan lainnya.

“Jadi yang ada kepentingan itu juga dari industrinya, eksportnya seperti tekstil garment, sepatu, mebel. Kemudian ada dari palm oil, dari kelapa sawit, dan macam-macam,” tutur Shinta kepada awak media usai mengadakan rapat di kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Blak-blakan, Wamenhaj Sebut BPKH Selama Ini Jadi Calo Ekonomi Haji

Adapun ia juga mengungkapkan, persiapan dari pengusaha dan juga pemerintah untuk menghadiri perhelatan tersebut sudah matang.

Shinta menyebut, dengan keikutsertaan para pengusaha dalam perundingan dagang tersebut, bisa turut serta mendukung pemerintah agar kesepakatan tarif resiprokal oleh AS.

Selain itu, ia juga berharap perjanjian dagang tersebut dapat diselesaikan dengan baik, dan bermanfaat untuk para pengusaha, terutama yang berkaitan dengan ketentuan tarif. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya masih berharap sektor-sektor padat karya dapat memperoleh tarif yang lebih baik.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna meneken dokumen final kesepakatan tarif produk impor asal Indonesia yang masuk ke pasar AS.

Airlangga memastikan negosiasi tarif dagang antara Indonesia dan AS telah sepenuhnya rampung. Pemerintah kini hanya tinggal menyepakati dokumen final sebelum diteken kedua kepala negara.

Namun, terkait besaran tarif final yang disepakati, pemerintah belum dapat mengungkapkan detailnya karena adanya non-disclosure agreement (NDA) antara kedua negara.

“Masih ada non disclosure agreement,” ungkap Airlangga usai Rakortas Pemerintah Pusat-Daerah, Senin (2/2/2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Amerika Serikat menjadi negara penyumbang surplus terbesar dalam neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2025. Hal ini memperkuat posisi strategis AS dalam hubungan dagang bilateral.

Dalam kesepakatan Juli 2025, Indonesia menyetujui penghapusan tarif atas lebih dari 99% barang asal AS serta menghilangkan berbagai hambatan non-tarif bagi perusahaan-perusahaan Amerika.

Sebagai imbalannya, pemerintah AS menurunkan tarif yang sebelumnya diancamkan sebesar 32% terhadap produk Indonesia menjadi 19%.

Kesepakatan ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat akses pasar ekspor Indonesia ke Amerika Serikat sekaligus menjaga stabilitas surplus perdagangan nasional.

Baca Juga: Kepala Staf AU Pakistan Bertemu Prabowo di Istana Sore Ini, Kamis (12/2)

Selanjutnya: Surya Fajar Sekuritas Sebut Reformasi Pasar Modal Membuat Industri Lebih Hati-hati

Menarik Dibaca: Anti Pucat! Ini 4 Warna Lipstik yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×