CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.635   69,00   0,39%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Hadapi kekeringan, Jokowi bagi-bagikan pompa air


Jumat, 31 Juli 2015 / 14:51 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas terkait langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Kekeringan memang menjadi ancaman sejumlah negara di dunia.

Menurut Jokowi, pemerintah akan segera melakukan langkah-langkah agar dampak kekeringan tidak mengancam pasokan pangan. Salah satunya dengan memerintahkan Menteri Pertanian untuk berkeliling ke sejumlah daerah, dan memastikan ketersediaan pasokan air untuk pertanian.

"Mentan muter terus ke seluruh wilayah, untuk membagikan pompa untuk daerah yang memerlukan," ujar Jokowi, Jumat (31/7).

Hal itu adalah langkah yang bisa dilakukan pemerintah dalam jangka pendek. Sementara untuk jangka panjang pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan waduk dan embung.

waduk dan embung itu akan berguna untuk menampung air ketika kekeringan melanda. Selanjutnya air yang sudah tertampung itu harus dialirkan melalui sistem irigasi yang baik. "Tetapi ini butuh waktu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×