kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.859   13,00   0,08%
  • IDX 8.961   23,79   0,27%
  • KOMPAS100 1.237   8,20   0,67%
  • LQ45 874   5,69   0,66%
  • ISSI 326   1,50   0,46%
  • IDX30 442   2,85   0,65%
  • IDXHIDIV20 521   3,82   0,74%
  • IDX80 138   0,97   0,71%
  • IDXV30 145   1,33   0,92%
  • IDXQ30 141   0,91   0,65%

Hadapi kekeringan, Jokowi bagi-bagikan pompa air


Jumat, 31 Juli 2015 / 14:51 WIB
Hadapi kekeringan, Jokowi bagi-bagikan pompa air


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas terkait langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Kekeringan memang menjadi ancaman sejumlah negara di dunia.

Menurut Jokowi, pemerintah akan segera melakukan langkah-langkah agar dampak kekeringan tidak mengancam pasokan pangan. Salah satunya dengan memerintahkan Menteri Pertanian untuk berkeliling ke sejumlah daerah, dan memastikan ketersediaan pasokan air untuk pertanian.

"Mentan muter terus ke seluruh wilayah, untuk membagikan pompa untuk daerah yang memerlukan," ujar Jokowi, Jumat (31/7).

Hal itu adalah langkah yang bisa dilakukan pemerintah dalam jangka pendek. Sementara untuk jangka panjang pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan waduk dan embung.

waduk dan embung itu akan berguna untuk menampung air ketika kekeringan melanda. Selanjutnya air yang sudah tertampung itu harus dialirkan melalui sistem irigasi yang baik. "Tetapi ini butuh waktu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×