kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.723   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.304   -67,09   -1,05%
  • KOMPAS100 835   -8,55   -1,01%
  • LQ45 633   -1,97   -0,31%
  • ISSI 225   -3,47   -1,52%
  • IDX30 361   -0,12   -0,03%
  • IDXHIDIV20 449   1,40   0,31%
  • IDX80 96   -0,89   -0,92%
  • IDXV30 124   -1,16   -0,92%
  • IDXQ30 118   0,71   0,60%

Hadapi efek virus corona, LPEM UI: BI mesti pangkas suku bunga acuan 25 bps


Kamis, 20 Februari 2020 / 11:08 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki berjalan di kantor BI. LPEM UI memandang BI mesti memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,75%. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

Lemahnya permintaan global telah berdampak ke permintaan domestik, dengan konsumsi swasta yang melambat menjadi 5,04%. Investasi juga masih lesu, melambat menjadi 4,45%. Penurunan impor yang lebih cepat yaitu -9,5% dibanding penurunan ekspor -6,9% menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi belum akan terlihat dalam waktu dekat. 

Di sisi lain, LPEM UI memandang tingkat inflasi inti tahunan dan bulanan yang relatif stagnan pada 2,88% yoy dan 0,18% mtm pada Januari mencerminkan permintaan agregat yang masih terus melemah. 

Baca Juga: Rupiah melemah tipis menunggu keputusan suku bunga BI

“Ke depannya, kami melihat bahwa kondisi inflasi yang masih menurun ini dapat mendukung kebijakan BI untuk terus melakukan kebijakan moneter yang akomodatif,” tulis Febrio. 

Dengan konteks adanya risiko perlambatan pertumbuhan PDB lebih lanjut, berlanjutnya tren perbaikan CAD dan penurunan laju inflasi, LPEM UI memandang BI sebaiknya memangkas suku bunga kebijakan sebesar 25 bps menjadi 4,75% bulan ini dan terus memantau kebutuhan pelonggaran di bulan-bulan berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×