kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Groundbreaking Bank Kaltimtara di IKN, Jokowi Dorong Kerja Sama Himbara dengan BPD


Jumat, 01 Maret 2024 / 13:29 WIB
Groundbreaking Bank Kaltimtara di IKN, Jokowi Dorong Kerja Sama Himbara dengan BPD
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Bank Kaltimtara di Ibu Kota Nusantara (IKN).


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Bank Kaltimtara di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ini menandai perkembangan terbaru dalam inisiatif klaster keuangan yang juga termasuk Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI, yang semuanya telah memulai transisi menuju perbankan digital.

Jokowi menyatakan, pembangunan gedung Bank Kaltimtara tidak hanya merupakan langkah penting dalam memajukan sektor keuangan di Kalimantan tetapi juga bagian dari visi lebih luas untuk transformasi ekonomi Indonesia. 

"Memang kita konsepkan bahwa di sini adalah akan menjadi ekonomi baru, akan menjadi transformasi ekonomi Indonesia sehingga semuanya memang harus masuk ke digital banking," ujar Jokowi, Jumat (1/3).

Baca Juga: 12 Tower Hunian ASN-Hankam di IKN Ditargetkan Selesai Juli

Bank Kaltimtara, yang memiliki modal terbesar di antara bank-bank pembangunan daerah (BPD) di Tanah Air, diharapkan dapat membentuk konsorsium dengan BPD lain di Kalimantan dan berfungsi sebagai koordinator untuk meningkatkan kekuatan modal dan daya saing.

Selain itu, Jokowi juga mendorong kerja sama antara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Kaltimtara untuk bersinergi dalam memberikan layanan keuangan. Terutama untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pembangunan di daerah, dengan harapan untuk memperkuat ekonomi Kalimantan.

"Kita harapkan ekonomi di Pulau Kalimantan menjadi makin baik," imbuhnya.

Mengacu pada kinerja ekonomi Indonesia yang impresif di tahun 2023, dengan pertumbuhan 5,05 persen dan inflasi yang terkontrol di angka 2,5 persen. Presiden Jokowi mengungkapkan optimisme terhadap prospek ekonomi daerah dengan pembukaan infrastruktur baru. 

Hal ini termasuk penyelesaian jalan tol dari Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara yang akan mempersingkat waktu perjalanan menjadi sekitar 40-45 menit. Pembangunan bandara baru diyakini akan memberikan lebih banyak pilihan transportasi ke dan dari Ibu Kota Nusantara, serta meningkatkan minat investasi.

"Saya rasa kalau airport barunya selesai, kemudian tolnya selesai, investasi di Ibu Kota Nusantara ini akan makin baik, berkembang, dan meningkat," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×