kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Genjot penerimaan negara, DPR bentuk panitia kerja


Jumat, 22 Oktober 2010 / 11:06 WIB
ILUSTRASI. Gedung Bank Indonesia (BI)


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi XI DPR akan membentuk panitia kerja penerimaan negara. Tujuannya untuk mengoptimalisasi penerimaan negara.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan rencana pembentukan panitia kerja ini muncul saat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011. "Penerimaan negara yang bisa dioptimalkan bukan hanya pajak tetapi juga cukai dan penerimaan dari sumber lainnya," kata Harry, Jumat (22/10).

Harry mengatakan, salah satu optimalisasi penerimaan negara yakni dari cukai. "Direktorat Jenderal Bea Cukai berencana menaikkan tarif cukai 5%, nah ini sebenarnya berapa potensi penerimaan negara," katanya.

Panitia kerja ini juga bertugas mengontrol kinerja aparat yang bertugas mendapatkan penerimaan negara. "Kami akan melakukan pengecekan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×