kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Gelar Pertemuan Bilateral, Putin Singgung Pelambatan Perdagangan dengan Indonesia


Senin, 13 April 2026 / 20:16 WIB
Gelar Pertemuan Bilateral, Putin Singgung Pelambatan Perdagangan dengan Indonesia
ILUSTRASI. Prabowo Subianto bertemu Vladimir Putin di Kremlin (Biro Pers Sekretariat Presiden/dok)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut hangat kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4/2026). 

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Putin secara terbuka menyoroti dinamika perdagangan kedua negara yang sempat mengalami perlambatan pada awal tahun ini, setelah sebelumnya menunjukkan performa membanggakan di tahun 2025. 

"Pada tahun lalu, perdagangan bilateral naik 12%. Pada awal tahun ini, kami menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral," kata Putin dipantau secara daring, Senin (13/4/2026). 

Baca Juga: Prabowo Amankan Minyak dari Rusia, Solusi Amankan Stok Dalam Negeri?

Namun begitu, Putin meyakini bahwa kondisi ini bisa dijadikan peluang bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di sektor strategis. 

Putin mendorong agar kedua negara kembali mengoptimalkan sektor-sektor kunci yang selama ini menjadi tulang punggung hubungan ekonomi, seperti energi dan industri manufaktur. 

Selain itu, Rusia juga melirik potensi besar di bidang teknologi tinggi dan kebutuhan dasar. Sektor antariksa, pertanian, hingga industri farmasi disebut-sebut sebagai bidang yang peluangnya masih sangat terbuka lebar untuk dikembangkan oleh para mitra dan partner dari kedua negara. 

Baca Juga: Harga BBM Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Minyak, Pengamat: Beban APBN Makin Berat

"Kami juga memberikan makna besar untuk mengembangkan kerjasama di bidang komuniter, antara lain di bidang pendidikan," ungkap Putin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×