Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut hangat kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4/2026).
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Putin secara terbuka menyoroti dinamika perdagangan kedua negara yang sempat mengalami perlambatan pada awal tahun ini, setelah sebelumnya menunjukkan performa membanggakan di tahun 2025.
"Pada tahun lalu, perdagangan bilateral naik 12%. Pada awal tahun ini, kami menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral," kata Putin dipantau secara daring, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Prabowo Amankan Minyak dari Rusia, Solusi Amankan Stok Dalam Negeri?
Namun begitu, Putin meyakini bahwa kondisi ini bisa dijadikan peluang bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di sektor strategis.
Putin mendorong agar kedua negara kembali mengoptimalkan sektor-sektor kunci yang selama ini menjadi tulang punggung hubungan ekonomi, seperti energi dan industri manufaktur.
Selain itu, Rusia juga melirik potensi besar di bidang teknologi tinggi dan kebutuhan dasar. Sektor antariksa, pertanian, hingga industri farmasi disebut-sebut sebagai bidang yang peluangnya masih sangat terbuka lebar untuk dikembangkan oleh para mitra dan partner dari kedua negara.
Baca Juga: Harga BBM Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Minyak, Pengamat: Beban APBN Makin Berat
"Kami juga memberikan makna besar untuk mengembangkan kerjasama di bidang komuniter, antara lain di bidang pendidikan," ungkap Putin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













