kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Prabowo Amankan Minyak dari Rusia, Solusi Amankan Stok Dalam Negeri?


Senin, 13 April 2026 / 19:43 WIB
Prabowo Amankan Minyak dari Rusia, Solusi Amankan Stok Dalam Negeri?
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (Youtube/Sekretaris Presiden)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia mulai Senin (13/4/2026). Sejumlah isu strategis akan dibahas, termasuk ketahanan energi dan minyak nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia. 

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof Hikmahanto Juwana menilai bahwa kerja sama dengan Rusia bisa menjadi salah satu opsi dari pemerintah untuk mendukung pasokan minyak dalam negeri. 

Namun, menurutnya pemerintah harus memastikan bahwa harga minyak yang dibeli memiliki harga yang lebih kompetitif untuk memastikan harga minyak di tanah air stabil, khususnya bagi masyarakat kelas menengah dan rentan. 

"Bisa saja dimakan sepanjang benar-benar minyak tersebut dibeli dengan harga yang lebih kompetitif," kata Hikmahanto pada Kontan.co.id, Senin (13/4/2026). 

Baca Juga: Tiba di Moskow, Prabowo Siap Bertemu dengan Presiden Vladimir Putin

Walau begitu, menurutnya ada risiko yang harus dihadapi pemerintah dalam pembelian minyak dari Negeri Beruang Merah ini. 

Menurutnya, pengaman pasokan minyak dari Rusia berpotensi mendapatkan kritik dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat karena dianggap mendukung penyerangan terhadap Ukraina. 

"Soalnya beberapa waktu lalu Pertamina pernah membeli minyak dari Rusia dan mendapatkan kritikan karena dianggap mendukung penyerangan Ukraina," ujar Hikmahanto. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subinato bertolak menuju Moskow, Federal Rusia pada Minggu malam (12/4/2026). Kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bertolak menuju Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Baca Juga: Temui Presiden Rusia, Prabowo Bakal Bahas Soal Pasokan Minyak

“Jelang tengah malam pada hari Minggu ini, 12 April 2026, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia,” ujar Seskab dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2026). 

Menurut Teddy, pertemuan antara kedua pemimpin memiliki arti penting di tengah perubahan lanskap global yang dinamis.

Dalam agenda pertemuan tersebut, Teddy menyampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan ketahanan energi nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia.

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Teddy. 

Selain itu, menurut Teddy, kedua kepala negara juga akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik dunia. "Menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global," pungkas Teddy.

Baca Juga: Prabowo Temui Presiden Vladimir Putin, Amankan Pasokan Minyak Rusia untuk RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×