kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.107   72,00   0,40%
  • IDX 6.183   -2,63   -0,04%
  • KOMPAS100 808   1,43   0,18%
  • LQ45 614   1,74   0,28%
  • ISSI 214   -0,13   -0,06%
  • IDX30 346   0,71   0,21%
  • IDXHIDIV20 428   0,49   0,12%
  • IDX80 92   0,28   0,30%
  • IDXV30 117   0,42   0,36%
  • IDXQ30 111   0,29   0,26%

Gara-gara virus corona, harga jahe melejit hingga Rp 100.000 per kilogram


Minggu, 08 Maret 2020 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Harga jahe melejit karena virus corona


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

Dia mengaku, pasokan jahe yang dibelinya itu tidak didatangkan dari luar, namun berasal dari para petani di Pontianak. Memang ada jahe impor, namun jumlahnya terbatas, kualitasnya pun tak sebaik jahe lokal. 

Kenaikan permintaan jahe didorong karena banyak masyarakat yang membutuhkan jahe untuk penangkal penyakit. "Kualitas jahe merah dan jahe putih impor tak sebagus yang lokal dilihat dari bentuknya, yang lokal sangat besar-besar. Sedangkan yang impor kecil-kecil, sehingga kami jarang menjual jahe yang impor," ungkapnya. 

Baca Juga: Harga sejumlah bahan-bahan jamu meroket di Depok

Sebagai informasi, jahe merah jadi salah satu empon-empon yang paling banyak dicari di tengah kekhawatiran virus corona beberapa hari belakangan. (Muhammad Idris)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dampak Corona, Harga Jahe Merah Tembus Rp 100.000/Kg".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×