kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Gaji 13 Juga Memicu Inflasi


Kamis, 15 Juli 2010 / 23:36 WIB
Gaji 13 Juga Memicu Inflasi


Reporter: Martina Prianti | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) menilai, realisasi kebijakan pemberian haji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) juga memberikan pengaruh terhadap inflasi. Berbeda dengan dampak kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) atau listrik, gaji ke-13 memberikan konstribusi yang tidak langsung terhadap inflasi.

Alasannya, gaji ke-13 hanya dinikmati oleh PNS dan pensiunan PNS yang menjadi bagian dari masyarakat. Karena tidak seluruh masyarakat menerima gaji ke-13, dampak pemberian gaji ke-13 terhadap inflasi tidak besar. "Pengaruhnya kecil tapi kebetulan saja saat ini berbarengan dengan tahun ajaran baru dan musim penghujan yang menyebabkan harga komoditas naik," ucap Rusman melalui telepon genggam, Kamis (15/7).

Dia melanjutkan, pemberian gaji ke-13 yang meningkatkan daya beli PNS dan pensiunan PNS secara prinsip melahirkan dua dampak. Pertama, meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena daya beli meningkat. Sisi lainnya, kebijakan pemberian gaji ke-13 yang telah menjadi program rutin memberikan dampak psikologis terhadap nilai jual barang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×