kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Faisal kritik Luhut: Menteri apa calo? Semua kok diurus...


Kamis, 21 November 2019 / 00:07 WIB
ILUSTRASI. Faisal Batubara atau lebih dikenal sebagai Faisal Basri adalah ekonom dan politikus asal Indonesia. Foto/KONTAN/Djumyati Partawidjaja


Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

Nomenklatur Jokowi memang mempercayai kepada Menko Maritim dan Investasi, namun kata Faisal, urusan investasi menjadi kewenangan Kemenko Perekonomian dan BKPM.  "Kalau menurut saya, salahin diagnosis. Investasi itu dari luar, Indonesia itu tidak banyak investasinya dari luar," ujarnya.

Menurut Faisal, dari sisi investasi, Indonesia sebenarnya tidak mengalami kemerosotan investasi. Bahkan, nilai investasi di Indonesia lebih tinggi dari rata-rata Negara ASEAN dan China, meski jumlahnya lebih rendah dari Vietnam dan India.

Baca Juga: Begini cara pemerintah pindahkan ASN dari Jakarta ke Ibukota baru

"Yang nampak seolah-olah investasi kita ini jeblok, enggak. Investasi Indonesia tidak jelek-jelek amat," ujarnya. Menurut Faisal, investasi asing di Indonesia sejak dulu kecil perannya.  Kata Faisal, investasi asing yang datang ke Indonesia tahun lalu, itu nomor 16 di dunia, naik dari nomor 18,

"Bahkan investasu yang masuk lebih tinggi dari investasi ke Vietnam. Egggak jelek kan? Real, 22 miliar dollar AS datang ke Indonesia. Jadi diagnosisnya salah," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×