kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Fadel berharap jatah BBM subsidi nelayan ditambah


Selasa, 23 November 2010 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Penyandang Disabilitas Belajar Membatik


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi tahun depan. Kementerian Perikanan dan Kelautan berharap jatah BBM subsidi tersebut dialihkan bagi nelayan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamad beralasan jatah BBM subsidi bagi nelayan selama ini masih kurang. Dia mengatakan, kebutuhan BBM subsidi nelayan bisa mencapai 2,1 juta kiloliter per tahun namun yang terpenuhi hanya 1,5 juta kiloliter saja. "Kami telah berusaha minta penambahan ke Pertamina dan Komisi VII DPR," katanya saat dihubungi KONTAN, Selasa (23/11).

Menurut Fadel, BBM subsidi sangat penting bagi keperluan nelayan dalam mencari ikan. Karena itu, dia berharap kebutuhan nelayan bisa terpenuhi.

Seperti diketahui, tahun depan pemerintah akan membatasi konsumsi BBM subsidi. Ini karena konsumsi BBM subsidi tahun ini melebihi jatah yang ditetapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×