CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Fadel berharap jatah BBM subsidi nelayan ditambah


Selasa, 23 November 2010 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Penyandang Disabilitas Belajar Membatik


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi tahun depan. Kementerian Perikanan dan Kelautan berharap jatah BBM subsidi tersebut dialihkan bagi nelayan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamad beralasan jatah BBM subsidi bagi nelayan selama ini masih kurang. Dia mengatakan, kebutuhan BBM subsidi nelayan bisa mencapai 2,1 juta kiloliter per tahun namun yang terpenuhi hanya 1,5 juta kiloliter saja. "Kami telah berusaha minta penambahan ke Pertamina dan Komisi VII DPR," katanya saat dihubungi KONTAN, Selasa (23/11).

Menurut Fadel, BBM subsidi sangat penting bagi keperluan nelayan dalam mencari ikan. Karena itu, dia berharap kebutuhan nelayan bisa terpenuhi.

Seperti diketahui, tahun depan pemerintah akan membatasi konsumsi BBM subsidi. Ini karena konsumsi BBM subsidi tahun ini melebihi jatah yang ditetapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×