kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

ESDM paksa Pertamina tambah kuota BBM bersubsidi


Kamis, 04 Desember 2014 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. Cara pakai Snow AI gratis. 


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, akan meminta PT Pertamina (Persero) menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun ini.

Menurut Sudirman, hal itu tidak melanggar UU karena pemerintah yang akan mendanai tersebut. "Pertamina ditugaskan untuk menjual BBM dengan harga subsidi," ujar Sudirman, Kamis (4/12).

Sudirman memaparkan, selama tidak menambah kuota dan mengambil anggaran pemerintah, hal tersebut tidak melanggar UU yang menetapkan kuota untuk tahun ini sebesar 46 juta kiloliter. Sudirman meminta tambahan kuota kepada Pertamina karena dipastikan kuota akan habis di akhir tahun. "Pemerintah sudah menugaskan kepada Pertamina," papar Sudirman.

Sudirman mengaku kuota BBM bersubsidi akan habis satu minggu sebelum tahun baru. Sudirman pun menilai Pertamina hanya akan menambah sedikit kuota dengan dana talangan dari pemerintah. "Sedikit, seminggu paling, jadi kecil sekali. Yang penting masyarakat tetap dapat harga barang bersubsidi," katanya.

Sudirman pun meminta agar tidak boleh ada intervensi baik dari pihak internal maupun eksternal Pertamina. Sudirman pun yakin Pertamina sanggup menambah kuota BBM bersubsidi.

"Sudah, jadi Pertamina menyanggupi, pemegang saham menyetujui tadi. Sudah. Itu saja, jangan dikorek-korek lagi. Ini sesuatu yang sudah diputuskan," tegas Sudirman. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×