kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Erick Thohir: Mungkin tak akan ada lagi BUMN saat Indonesia jadi negara besar di 2045


Jumat, 03 Juli 2020 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bila menjadi negara besar di 2045, bisa saja BUMN tidak ada lagi di Indonesia.. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasar


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

"Ini yang di beberapa negara seperti di Amerika agak berbeda, karena mungkin memang daya belinya sudah tinggi, jadi tidak perlu lagi subsidi listrik, pupuk, dan lain-lain Tapi karena daya beli di Indonesia masih rendah, keberadaan BUMN ini lebih impactfull," papar Erick.

Erick pun tak menjadikan penugasan yang diberikan pemerintah ke BUMN sebagai sesuatu yang membebani.

Baca Juga: Erick Thohir bakal gabungkan bank syariah BUMN pada Februari 2021

Ia menilai penugasan itu sebagai salah satu kelebihan BUMN jika dibanding swasta.

"Karena nggak mungkin lah suruh swasta untuk melakukan penugasan yang tidak ada kekuatan bisnisnya di awal. Penugasan ini yang jadi kekuatan BUMN," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×