kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Enam ledakan terdengar petang ini di kilang Pertamina Cilacap


Minggu, 03 April 2011 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Warga berbelanja di Pasar Jatinegara di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Jumat (22/5/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk melanjutkan PSBB tahap ketiga di DKI Jakarta yang dimulai 22 Mei hingga 4


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Sejumlah warga yang menyaksikan kobaran api yang membakar tiga tangki di Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (3/4/2011) petang, panik setelah mendengar ledakan dari tempat itu.

Ledakan sebanyak enam kali, tiga kali di antaranya terdengar cukup keras tersebut terjadi pukul 17.55 WIB.

Warga yang sedang duduk-duduk di teras toko Alfamart depan Pertamina RU IV Cilacap pun segera lari meninggalkan tempat itu. "Balik, ayo balik," kata beberapa warga.

Seorang karyawan Pertamina RU IV mengatakan ledakan itu merupakan hal yang biasa. "Tenang, tidak apa-apa. Api juga tidak akan merambat ke jalan atau kemari," katanya.

Kebakaran di Pertamina RU IV Cilacap pada Sabtu, pukul 04.55 WIB, melanda tangki 31 T-2 yang berisi minyak ringan HOMC (High Octane Mogas Component), yakni cairan untuk meningkatkan angka oktan pada premium.

Api yang membakar tangki tersebut semakin membesar sehingga merambat ke tangki 31 T-3 pada Sabtu siang dan tangki 31 T-7 pada malam harinya.

Hingga Minggu petang, api masih tampak berkobar di tiga tangki tersebut meskipun hujan gerimis mengguyur tempat itu.

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×