kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Empat tuntutan Dekopin kepada Presiden Jokowi


Rabu, 12 Juli 2017 / 18:19 WIB


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Yudho Winarto

MAKASSAR. Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menyampaikan empat tuntutannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Peringatan Hari Koperasi yang digelar di Lapangan Karebosi, Makassar pada Selasa (12/07). Desakan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid.

Pertama, menempatkan koperasi simpan pinjam dan koperasi kredit sebagai bank. "Hal ini akan menjadikan bank koperasi mampu menjadi bilik gerakan koperasi yang didukung oleh pemerintah," ungkap Nurdin.

Kedua, melakukan koreksi atas perundang-undangan pajak beserta peraturan turunannya untuk memulihkan rasa keadilan punggutan pajak bagi seluruh anggota koperasi.

Ketiga, mendorong BUMN dan pemerintah untuk melakukan fungsi intermediasi untuk memperat koperasi pada sektor riil terutama pada pertanian, perikanan, dan kelautan, dengan memperhatikan kebutuhan dan karakteristik dan kebutuhan di sektor tersebut.

Ketiga, hendaknya koperasi menjadi distributor barang kebutuhan masyarakat khusunya beras, pupuk, gula, minyak goreng, dan tepung terigu. "Bila ini dijalankan, Dekopin yakin kebutuhan tersebut tidak akan terjadi kelangkaan dan gejolak harga karena koperasi memiliki distributor hingga pelosok desa.

Terakhir, mengembalikan fungsi tempat pengelolaan ikan TPI kepada koperasi perikanan sehingga memberikan kedaulatan ekonomi nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×