kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,17%, Bahlil: Salah Satu yang Tertinggi di Dunia


Kamis, 10 Agustus 2023 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. BPS mencatat, perekonomian pada kuartal II-2023 tumbuh 5,17% secara tahunan (YoY).


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perekonomian Indonesia pada kuartal II-2023 tumbuh di atas ekspektasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian pada kuartal II-2023 tumbuh 5,17% secara tahunan (YoY).

Pertumbuhan ini lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya maupun periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di dunia, khususnya jika dibandingkan dengan negara-negara G20.

Baca Juga: Biaya Investasi RI Masih Mahal

"Ini pertumbuhan ekonomi tertinggi, salah satu tertinggi di dunia khususnya negara-negara G20," ujar Bahlil dalam acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) UMKM, Kamis (10/8).

Bahkan, Bahlil menyebut, pertumbuhan tersebut juga lebih unggul jika dibandingkan dengan negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat. Apalagi saat ini inflasi Indonesia masih berada di bawah 4%.

"Dibandingkan dengan semua negara Eropa Amerika semua kalah. Indonesia lebih unggul pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan Amerika dan Eropa. Jadi mereka boleh hebat, Korea pun kalah," katanya.

Baca Juga: Ada Banyak Tantangan, Setoran Dividen BUMN Berpeluang Turun pada 2024

Perekonomian Indonesia pada kuartal II-2023 yang berhasil tumbuh di atas ekspektasi tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Bahlil menyebut, realisasi investasi pada kuartal II-2023 berhasil mencapai Rp 349,8 triliun, atau tumbuh 15,7% dibandingkan kuartal II-2022.

"Pertumbuhan ekonomi yang sama besarnya dengan kita itu cuma ada pada China, Indonesia, dan India. Yang lainnya semua dibawah kita," tegas Bahlil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×