kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonomi Indonesia tahun 2020 minus 2,07% yoy, pertumbuhan negatif pertama sejak 1998


Jumat, 05 Februari 2021 / 10:03 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perekonomian Indonesia di sepanjang tahun 2020 berada di zona negatif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun lalu tumbuh minus 2,07% yoy. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan negatif ini merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 1998 yang pada saat itu tumbuh minus 13,16% yoy akibat krisis moneter. 

"Dampak negatif Covid-19 memang terasa di seluruh perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Indonesia tidak sendiri, pandemi ini betul-betul membawa kontraksi yang sangat buruk," ujar Suhariyanto, Jumat (5/2) via video conference. 

Selain Indonesia, beberapa negara lain juga mengalami kontraksi ekonomi. Seperti contohnya Amerika Serikat (AS) yang di sepanjang tahun lalu tumbuh minus 3,5% yoy. 

Baca Juga: BPS catat pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2020 minus 2,07%

Ada juga Singapura yang tumbuh minus 5,8% yoy, Korea Selatan minus 1,0% yoy, Hongkong minus 6,1% yoy, dan Uni Eropa minus 6,4% yoy. 

Sementara, masih ada beberapa negara yang masih berhasil tumbuh positif, seperti China yang tumbuh 2,3% yoy dan Vietnam tumbuh positif 2,9% yoy. 

Selanjutnya: Ekonom Bank Permata memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2020 minus 2,5% yoy

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×