CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.560   31,00   0,18%
  • IDX 6.616   -62,65   -0,94%
  • KOMPAS100 870   -6,49   -0,74%
  • LQ45 658   -5,76   -0,87%
  • ISSI 232   -2,34   -1,00%
  • IDX30 366   -3,37   -0,91%
  • IDXHIDIV20 454   -2,71   -0,59%
  • IDX80 99   -0,66   -0,67%
  • IDXV30 127   -0,42   -0,33%
  • IDXQ30 117   -0,98   -0,83%

Ekonom Prediksi Inflasi pada 2022 Bisa Tembus 4,5%, Subsidi Diminta Tepat Sasaran


Selasa, 07 Juni 2022 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. Warga berbelanja bahan pangan di sebuah gerai pusat perbelanjaan di Jakarta, Rabu (19/1/2022). Ekonom Prediksi Inflasi pada 2022 Bisa Tembus 4,5%, Subsidi Diminta Tepat Sasaran.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Sehingga menurutnya, memastikan bantuan sosial berada pada orang yang tepat menjadi penting di tengah potensi kenaikan inflasi pada tahun ini.

Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PKAPBN) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Wahyu Utomo mengatakan, saat ini pemerintah terus mendorong reformasi subsidi energi termasuk subsidi listrik agar lebih tepat sasaran dan memberikan rasa keadilan.

Baca Juga: Sering Dikritik Soal Utang, Begini Jawaban Sri Mulyani

“Namun upaya reform tersebut tetap mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial dan fiskal dengan menjaga momentum yang tepat diselaraskan dengan perkembangan perekonomian terkini,” kata Wahyu.

Dirinya menegaskan, di saat harga komoditas tinggi dan risiko ekonomi global yang eskalatif, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap akan berperan sebagai shock absorder untuk mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli dan menjaga tren pemulihan ekonomi tetap berlanjut dan semakin menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×