kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.105   22,00   0,12%
  • IDX 6.148   56,58   0,93%
  • KOMPAS100 806   9,69   1,22%
  • LQ45 615   8,17   1,35%
  • ISSI 212   1,88   0,89%
  • IDX30 346   4,71   1,38%
  • IDXHIDIV20 426   4,03   0,95%
  • IDX80 92   1,14   1,25%
  • IDXV30 116   0,74   0,64%
  • IDXQ30 111   1,46   1,34%

Ekonom Danamon Proyeksi Ekonomi Tumbuh 5,8% di Kuartal III-2022


Rabu, 29 Juni 2022 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2022 diproyeksi lebih baik ketimbang di kuartal kedua tahun ini. Analis makroekonomi Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan, pertumbuhan ekonomi di periode Juli-September 2022 capai 5,8% year on year (yoy).

Namun, dia menggarisbawahi, bahwa pertumbuhan ekonomi itu bisa dicapai asalkan varian Covid-19 baru BA.4 dan BA.5 tidak meningkat tajam dan pemerintah tidak melakukan pembatasan mobilitas masyarakat yang lebih ketat.  

“Faktor utama pertumbuhan nanti di kuartal III-2022 menurut saya, kalau memang varian BA.4 BA.5 ini tidak menimbulkan pengetatan lagi maka aktivitas ekonomi baik konsumsi maupun investasi bisa berjalan sehingga ekonomi bisa tumbuh pada kisaran 5,8% yoy,” kata Faiz kepada Kontan.co.id, Rabu (29/6).

Selain itu, faktor pendukung lainnya adalah pemberian gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga konsumsi masyarakat akan lebih meningkat.

Baca Juga: Ekonom Core Optimistis Ekonomi di Kuartal III-2022 Tumbuh Hingga 5,6%

Sementara itu, untuk kuartal II-2022, Faiz memproyeksikan ekonomi tumbuh 5,7% yoy. Kontribusi terbesar pendorong ekonomi di periode ini adalah konsumsi domestik dan juga investasi.

“Sejauh ini kami melihat ekonomi kuartal II-2022 bisa tumbuh solid di 5,7% yoy ditopang utamanya oleh konsumsi domestik dan investasi,” jelasnya.

Faktor pendorong lainnya adalah aktivitas Lebaran di tahun ini yang cukup kuat jika dilihat dari indikator-indikator permintaan domestik.

Faiz menilai, kenaikan harga-harga pangan yang terjadi saat ini masih dalam batas aman dan masih di bawah target inflasi Bank Indonesia. Menurutnya, jika inflasi tidak melonjak ke level 6%-7% pemulihan ekonomi tidak akan terganggu.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2022 akan berada dalam kisaran 4,8%-5,3% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×