kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom Core memprediksi pertumbuhan ekonomi triwulan III-2018 dikisaran 5,1%


Minggu, 04 November 2018 / 14:13 WIB
ILUSTRASI. Direktur Penelitian Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Center of Reform on Economics (Core) memprediksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2018 dikisaran 5,1%. Sementara, hingga akhir tahun juga diperkirakan 5,1%. "Menurun dari triwulan II-2018 karena penurunan investasi dan konsumsi," jelas Piter Abdullah, ekonom Core kepada Kontan.co.id, Jumat (2/11).

Penurunan investasi terjadi karena kondisi global dan domestik yang alami perlambatan membuat investor wait and see. "Selain itu juga dampak proses perizinan yang terhambat dengan diberlakukannya One Single Submission (OSS) saya juga besar pengaruhnya," jelasnya.

IMF bulan lalu juga mengumumkan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2018 akan mengalami perlambatan di angka 5,7% yang tadinya diprediksi 5,9%. Hal ini diakibatkan kondisi global yang tidak menentu karena ekskalasi perang dagang.

Sedangkan perlambatan konsumsi terjadi karena daya beli masyarakat kelas bawah yang tidak cukup tinggi sementara kelompok menengah atas cenderung menahan konsumsi. "Pertumbuhan konsumsi memang sudah dari tahun lalu rendah, sempat meningat sedikit di triwulan II-2018 tapi melambat lagi di triwulan ini," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×