kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Ekonom Core: Inflasi inti tegaskan harga stabil


Senin, 03 Desember 2018 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Inflasi November 2018


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi inti November 2018 tercatat naik 0,22% month on month (mom) atau 3,03 year on year (yoy). Pieter Abdullah, ekonom Center of Reform on Economics (Core) menyebut kondisi ini menggambarkan terjaganya harga pada tahun ini.

"Disebabkan terjaganya demand ditengah pasokan supply yang cukup," jelas Pieter kepada Kontan.co.id, Senin (3/12). Lebih lanjut, dia menjelasakan volatile food relatif terjaga bahkan pada periode ramadhan dan lebaran pemerintah bisa menjaga pasokan sehingga harga relatif stabil.

Sedangkan administered price, keputusan pemerintah tidak menaikkan BBM subsidi dan TDL ditengah kenaikan harga minyak global dan pelemahan rupiah, menjaga terjadinya kenaikan harga dan inflasi.

"Dengan terjaganyanya inflasi pada kelompok volatile food dan administered price maka otomatis inflasi secara umum lebih banyak ditentukan oleh inflasi inti," jelasnya. Dia juga menjelaskan kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga menahan lonjakan demand menyebabkan inflasi inti relatif stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×