kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Ekonom Core: Inflasi inti tegaskan harga stabil


Senin, 03 Desember 2018 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Inflasi November 2018


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi inti November 2018 tercatat naik 0,22% month on month (mom) atau 3,03 year on year (yoy). Pieter Abdullah, ekonom Center of Reform on Economics (Core) menyebut kondisi ini menggambarkan terjaganya harga pada tahun ini.

"Disebabkan terjaganya demand ditengah pasokan supply yang cukup," jelas Pieter kepada Kontan.co.id, Senin (3/12). Lebih lanjut, dia menjelasakan volatile food relatif terjaga bahkan pada periode ramadhan dan lebaran pemerintah bisa menjaga pasokan sehingga harga relatif stabil.

Sedangkan administered price, keputusan pemerintah tidak menaikkan BBM subsidi dan TDL ditengah kenaikan harga minyak global dan pelemahan rupiah, menjaga terjadinya kenaikan harga dan inflasi.

"Dengan terjaganyanya inflasi pada kelompok volatile food dan administered price maka otomatis inflasi secara umum lebih banyak ditentukan oleh inflasi inti," jelasnya. Dia juga menjelaskan kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga menahan lonjakan demand menyebabkan inflasi inti relatif stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×